Suara.com - Unik bukan main TPS 061 RT 004/010, Cijantung, Pasar Rebo, Jakarta Timur ini. Dimotori Ketua RT Mulyadi, mereka membuat konsep tempo dulu, tepatnya zaman Diponegoro.
Di pintu masuk, dua pengawal berkostum tentara Diponegoro telah menyambut. Tampangnya memang sangar, tapi senyumnya selalu terpajang untuk menyambut warga yang hendak masuk ke dalam TPS.
Mulyadi, Ketua RT 004 RW 010 mengungkapkan bahwa dirinya hanya dua pekan menyiapkan konsep unik ini. Dananya, berasal dari patungan pengurus, bukan kocek warga sekitar.
"Ini yang pertama kali dibuat di wilayah saya. Saya buat ini agar warga semangat dalam memilih. Alhamdulillah menyambut positif konsep unik ini" kata Mulyadi.
Mulyadi berjanji akan membuat kegiatan yang lebih meriah lagi pada perhelatan pemilihan presiden mendatang. Diungkapkan bahwa konsep yang dibuatnya bakal bertema pejuang 45.
"Masih ada waktu sekitar dua bulan lagi. Harusnya sih saat pilpres bisa lebih meriah lagi," tuturnya.
Sementara itu, Nanang, warga setempat mengapresiasi pembuatan konsep unik di wilayahnya. "Saya kagum dan bangga karena wilayah saya punya konsep TPS yang beda," katanya.
"Semoga ke depan, pengurus bisa buat konsep yang lebih unik lagi," tambahnya.
Berita Terkait
-
Menjual Nama Halte ke Parpol: Terobosan PAD atau Politisasi Ruang Publik?
-
Mengapa KPU Tak Verifikasi Keaslian Ijazah Jokowi Saat Pilpres 2014?
-
Ijazah Jokowi Tanpa Sensor Akhirnya Dirilis, Drama Berjilid-jilid Segera Berakhir?
-
Profil Bonatua Silalahi, Peneliti yang Ungkap Salinan Ijazah Jokowi di KPU
-
Ini dia Penampakan Salinan Ijazah Jokowi Telegalisir dari KPU
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
Terkini
-
Coret Usul Kementerian Polri, Mahfud MD: Takut Dipolitisasi Orang Partai
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
Tangis Sri Rahayu di Benhil: Tinggal Sejak 1980, Kini Digusur PAM Jaya Tanpa Kejelasan Rusun
-
Aturan Baru Selat Hormuz, Kapal Internasional Wajib Kantongi Persetujuan Tertulis dari Sini
-
Mayoritas Wilayah RI Diprediksi Alami Kemarau Lebih Kering dan Panjang Tahun Ini
-
Iran Wajibkan Izin Khusus Kapal yang Melintasi Selat Hormuz
-
Ironi Tuan Rumah Piala Dunia 2026 Saat Rakyat Meksiko Terhimpit Biaya Hidup
-
Apresiasi Daerah Berprestasi, Mendagri: Perlu Keseimbangan Pengawasan dan Insentif
-
Penjelasan PAM Jaya soal Penertiban 15 Rumah Dinas di Benhil
-
Ada 182 Laporan Dugaan Kekerasan Daycare Little Aresha, Puluhan Orang Tua Siap Tempuh Jalur Hukum