Suara.com - Seorang perempuan warga negara Jepang, Nishi Yoshimi (40) ditangkap petugas imigrasi saat duduk di dalam salah satu tempat pemungutan suara di Gampong (desa) Laksana Kota Banda Aceh, Rabu (9/4/2014).
Kepala Seksi Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian Kantor Imigrasi Banda Aceh Usman mengatakan warga negara Jepang itu ditangkap sekitar pukul 15.00 WIB.
"Yang bersangkutan ditangkap saat duduk di dalam TPS 1 Gampong Laksana, Kecamatan Kuta Alam, Kota Banda Aceh. Kami belum tahu alasan dia duduk di dalam TPS tersebut, " kata Usman.
Usman menjelaskan keberadaan warga negara Jepang di TPS tersebut berawal dari informasi warga. Berdasarkan informasi tersebut, Kantor Imigrasi Banda Aceh menurunkan tiga orang untuk menyelidikinya.
Sesampainya di TPS itu, kata dia, petugas imigrasi melihat warga Jepang tersebut sedang duduk di dalam tempat pemungutan suara. Yang bersangkutan langsung diminta memperlihatkan dokumen keimigrasiannya.
"Yang bersangkutan tidak bisa memperlihatkan paspornya. Akhirnya, warga Jepang itu dibawa ke Kantor Imigrasi untuk menjalani pemeriksaan," kata Usman menjelaskan.
Dari pemeriksaan awal, jelas dia, warga negara Jepang yang bisa berbahasa Indonesia tersebut menggunakan visa on arrival atau kunjungan. Namun, belum diketahui motifnya berada di TPS.
"Kami masih mendalami pemeriksaannya, termasuk pekerjaannya. Di Banda Aceh, warga negara Jepang itu menginap di sebuah hotel berbintang," ungkap Usman. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
-
Negara Tetangga RI Mulai Alami Krisis BBM
-
Danantara Tunjuk Teman Seangkatan Menko AHY di SMA Taruna Nusantara jadi Bos PT Pos
-
Kronologi Kecelakaan Bus vs Minibus di Pekanbaru, Tewaskan Bocah Perempuan
Terkini
-
Meski Masih WFA, Gus Ipul Temukan 2.708 ASN Kemensos Alpa
-
Normalisasi Sungai Terdampak Bencana Jadi Prioritas Satgas PRR
-
Sembari Menunggu Data Rampung, Pemerintah Percepat Penyaluran Bantuan Pemulihan Sumatera
-
Namanya Dicatut dalam Isu Sensitif, Menteri HAM Pigai Pertimbangkan Tempuh Jalur Hukum
-
Kasus Korupsi Kuota Haji, KPK Kuliti Peran Gus Yaqut dan Gus Alex
-
Ketua Satgas Dorong Percepatan Pemulihan Bencana Sumatra melalui Sinergi Antar Daerah
-
WN Irak Bunuh Cucu Mpok Nori di Cipayung, Terancam Penjara Seumur Hidup
-
Jeritan Pengelola Terminal Kalideres: Kalah Telak dari Terminal Bayangan, Rugi Hingga Miliaran!
-
Diperiksa 3 Jam, Eks Menag Gus Yaqut Ogah Beberkan Materi Pemeriksaan: Saya Capek
-
Polisi Ringkus Direktur dan Manajer Operasional White Rabbit Usai Terlibat Peredaran Ekstasi