Suara.com - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Zulkarnain menyampaikan telah memusnahkan surat suara tersisa sebanyak 14.511 lembar.
"Semua surat suara yang tersisa sebanyak 14.511 lembar sudah kami musnahkan dengan dibakar untuk menghindari persepsi negatif oleh pihak lain," katanya di Sungailiat, Jumat (11/4/2014).
Pemusnahan sisa surat suara pemilu legislatif 2014 dilakukan lebih awal sebelum hari pencoblosan atau satu hari sebelum kegiatan itu dilaksanakan.
"Dengan sudah dibakarnya surat suara yang tersisa tersebut, di pihak kami tidak ada satu lembar pun surat suara," jelasnya.
Pemusnahan sisa surat suara kata dia, harus dilakukan karena sesuai dengan ketentuan dan peraturan yang berlaku dan disaksikan oleh sejumlah pihak yang terkait.
"Sesuai dengan aturan, kita harus memusnahkan seluruh surat suara yang tersisa untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, pada saat pemusnahan disaksikan oleh pihak, Panwaslu, kepolisian setempat dan berbagai pihak," katanya.
Sampai dengan sekarang, pihaknya sedang menunggu proses penghitungan surat suara di tingkat PPS yang selanjutnya diteruskan penghitungan surat suara ke PPK atau di tingkat kecamatan.(Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Cekcok Rebutan Lapak Mangkal, Sopir Angkot di Tanah Abang Bakar Teman Sendiri Hidup-hidup
-
Agar MBG Tak Berhenti Usai Ganti Presiden, APPMBGI Dorong Payung Hukun Setingkat UU
-
Maling Motor di Tanjung Duren Diamuk Warga saat Kepergok Beraksi, Tangan Diikat Kepala Diinjak!
-
Belajar dari Kasus Daycare Little Aresha, KPAI: Ortu Wajib Cek Izin dan Latar Belakang Pengasuh!
-
BNI Pastikan Koperasi Swadharma Berdiri Sendiri di Luar Struktur Bank
-
BRIN dan Wanadri Siapkan Misi Selamatkan Terumbu Karang Pulau Buru yang Hancur Akibat Bom Ikan
-
Belajar dari Kasus Little Aresha, Ini 3 Cara Cek Legalitas Daycare dan PAUD Agar Anak Aman
-
Kebakaran Maut di Lubang Buaya: Wanita 53 Tahun Pengidap Stroke Tewas Terjebak Dalam Rumah
-
Gus Ipul: Persiapan Muktamar NU Terus Berjalan, Tim Panel Tuntaskan SK Sebelum Agustus
-
Niat Lindungi Anak dari Amukan Ibu, Anggota TNI Berpangkat Peltu Malah Dikeroyok di Stasiun Depok