Suara.com - Kemenangan PDI Perjuangan dalam Pemilihan Legislatif (Pileg) 9 April 2014 lalu juga terjadi di luar negeri. Di KBRI Beograd, Serbia, partai berlambang kepala banteng ini bertengger di peringkat pertama dengan raihan 31 suara.
Seperti keterangan dari Sekretaris Tiga KBRI Serbia, Ariana Yulianti kepada Antara London, Dari 61 suara yang masuk dan dinyatakan sah, PDI Perjuangan unggul dengan perolehan suara sebanyak 31 suara.
Tercatat sebanyak 59 orang terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap LN (DPTLN) dan Daftar Pemilih Tambahan LN (DPTLN) Beograd hadir untuk memberikan suara di TPSLN Beograd.
Sementara dua orang yang tidak masuk dalam daftar tersebut, ikut dalam pemungutan suara di TPSLN Beograd dengan menunjukkan paspor mereka, serta satu surat suara dikirim oleh WNI yang berdomisili di luar kota Beograd yang tidak dapat melakukan pemungutan suara secara langsung di TPSLN Beograd.
Total jumlah orang yang memberikan suaranya di TPSLN Beograd adalah sebanyak 62 orang. Pelaksanaan pemungutan suara berjalan dengan tertib, lancar, dan aman.
Di bawah PDI Perjuangan, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) meraih enam suara, Partai Gerakan Indonesia Raya (GERINDRA) lima suara, Partai Demokrat (PD) empat suara, Partai Golongan Karya (GOLKAR) tiga suara.
Sementara, Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) masing masing dua suara, disusul Partai Hati Nurani Rakyat (HANURA) dan Partai Nasional Demokrat (NASDEM) belum mendapatkan suara dan Partai Bulan Bintang (PBB) dan Partai Amanat Nasional (PAN) masing masing satu suara. (Antara)
Berita Terkait
-
Bila PKS, PKB, PAN, PPP Berkoalisi, Pilpres 2014 Bisa Dua Putaran
-
Pengamat: Parpol Akan Terbagi jadi Tiga "Cluster" Besar
-
Jelang Pilpres, Tim Merah dan Tim Putih Dibentuk untuk Menangkan Jokowi
-
Akbar Tanjung Kecewa Golkar Tak Capai Target
-
Jokowi Beberkan Kriteria Pendampingnya di Pilpres Pekan Depan
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger
-
Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global
-
Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun
-
Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Cecar Eks Dirjen PHU Hilman Latief Soal Modus Bagi-bagi 50 Persen
-
Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan! Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan
-
Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar
-
3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?
-
Sasaran Turis Bali! 18 Kg Ganja Asal Amerika-Rusia Diselundupkan Lewat Trik Kompartemen Koper
-
Ditanya Nyesal Ikut Pilpres 2024, Anies Balik Tanya Publik: NyeseI Tak Memilih Saya?
-
Usut Dalang Pembagian Kuota Haji 50:50, Eks Dirjen PHU Kemenag Dicecar KPK