Suara.com - Sebanyak 26 Dewan Perwakilan Wilayah Partai Persatuan Pembangunan (PPP) mendesak Dewan Pengurun Pusat (DPP PPP) untuk meminta pertanggungjawaban Ketua Umum PPP Surya Dharma Ali.
Ke-26 DPW tersebut menganggap sikap Suryadharma Ali yang menghadiri kampanye partai Gerindra di Gelora Bung Karno mempengaruhi opini publik.
"Beliau melakukan orasi. Mempengaruhi opini publik yang tadinya ingin memilih PPP menjadi tidak memilih PPP," ujar Rahmat Yasin, Ketua DPW Jawa Barat di hotel Lor In Sirkuit, Sentul, Bogor, Jawa Barat, Minggu (13/4/2014).
Dalam konferensi pers tersebut Rahmat Yasin juga menegaskan hingga saat ini PPP belum memutuskan untuk berkoalisi dengan partai apapun. 26 DPW PPP tersebut juga merekomendasikan DPP PPP segera menggelar rapat paling lambat 15 April 2014 untuk menegakkan disiplin partai.
Sebelumnya Wakil Ketua Umum DPP PPP, Emron Pangkapi menegaskan apa yang dilakukan Suryadharma telah merusak citra partai apalagi saat kampanye berlangsung saat semua partai semestinya berkompetisi. Bahkan Emron menegaskan Surya bisa saja dipecat kalau melanggar aturan partai.
Sementara Suryadharma Ali sendiri menyatakan kalau PPP tetap solid. Dia mengganggap protes atas kehadirannya saat kampanye Gerindra sebagai dinamika internal PPP.
Berita Terkait
Terpopuler
- Terpopuler: Waktu yang Ideal untuk Ganti HP, Rekomendasi HP untuk Jangka Panjang
- Bacaan Niat Puasa Ramadan Sebulan Penuh, Kapan Waktu yang Tepat untuk Membacanya?
- Tak Hanya di Jateng, DIY Berlakukan Pajak Opsen 66 Persen, Pajak Kendaraan Tak Naik
- LIVE STREAMING: Sidang Isbat Penentuan 1 Ramadan 2026
- Pemerintah Puasa Tanggal Berapa? Cek Link Live Streaming Hasil Sidang Isbat 1 Ramadan 2026
Pilihan
-
Jadwal Imsak Jakarta Hari Ini 20 Februari 2026, Lengkap Waktu Subuh dan Magrib
-
Tok! Eks Kapolres Bima AKBP Didik Resmi Dipecat Buntut Kasus Narkoba
-
Bisnis Dihimpit Opsen, Pengusaha Rental Mobil Tuntut Transparansi Pajak
-
Pesawat Pengangkut BBM Jatuh di Krayan Timur, Pencarian Masuk ke Hutan Belantara
-
Resmi Dibuka! Jadwal Penukaran Uang Baru 2026 Periode Kedua di PINTAR BI Go Id
Terkini
-
Jadi Tersangka Lagi, Eks Kapolres Bima AKBP Didik Diduga Terima Setoran Rp2,8 M dari Bandar Narkoba
-
Mendikdasmen Pastikan Anggaran Pendidikan Naik, Bantah MBG Pangkas Dana Sekolah
-
MCK Kumuh Manggarai Dibenahi, Kini Jadi Fasilitas Sehat dan Canggih
-
Menham Pigai Serahkan RUU Masyarakat Adat ke DPR: Rakyat Adat Harus Jadi Tuan di Negeri Sendiri
-
Lewat Surat Edaran, Mendagri Dorong Sinergi Daerah Wujudkan Gerakan Indonesia ASRI
-
Rumah Jokowi Berubah Jadi 'Tembok Ratapan Solo', Begini Kata PDIP
-
Kasus Korupsi CPO, Kejagung Dalami Dokumen Dugaan Aliran Transaksi ke Pejabat Bea Cukai
-
Kasatgas Tito Pantau Langsung Pembersihan Lumpur Praja IPDN di Aceh Tamiang
-
Bersih-Bersih Jukir Liar, Wali Kota Jakpus Instruksikan Patroli Gabungan Rutin di Tanah Abang
-
NasDem Bukber Elite Parpol Termasuk Anies, Bicara Sukseskan Program Prabowo