Suara.com - Sejumlah paket mencurigakan ditemukan di garis finis Maraton Boston, di Boston, Amerika Serikat, hari Selasa (15/4/2014). Menurut laporan WBZ-TV, paket berupa tas tersebut diletakkan oleh seorang lelaki berpakaian serba hitam.
Setelah meletakkan paket mencurigakan itu, lelaki tersebut berteriak "Boston Strong!" lalu pergi. Polisi pun langsung mengosongkan lokasi.
Tim penjinak bom yang datang menggunakan robot dengan pengendali jarak jauh untuk mendekati dan menyelidiki tas-tas tersebut. Selama penyelidikan berlangsung, awak media diminta untuk mematikan peralatan kamera mereka karena dikhawatirkan bisa memicu ledakan.
Sejumlah saksi mata mengatakan, lelaki yang meletakkan tas-tas tersebut bertelanjang kaki dan "bertingkah aneh". Belum diketahui apakah lelaki tersebut sudah ditahan pihak berwenang.
Insiden ini terjadi bertepatan dengan peringatan satu tahun peristiwa bom Maraton Boston. Dua ledakan yang terjadi pada 15 April tahun lalu itu menewaskan tiga orang dan melukai 260 lainnya. (Dailymail)
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
-
Obsesi Epstein Bangun 'Pabrik Bayi' dengan Menghamili Banyak Perempuan
-
5 HP Baterai Jumbo untuk Driver Ojol agar Narik Seharian, Harga mulai dari Rp2 Jutaan
-
Bom Molotov Meledak di SMPN 3 Sungai Raya, Polisi Ungkap Terduga Pelaku Siswa Kelas IX
-
KPK Benarkan Lakukan OTT di Jakarta Hari Ini, Siapa Targetnya?
Terkini
-
Benang yang Menjaga Hutan: Kisah Tenun Iban Sadap dari Jantung Kalimantan
-
Menpar Widiyanti Bantah Isu Bali Sepi Wisatawan, Ungkap Data 12,2 Juta Kunjungan di 2025
-
Tragedi Bocah NTT Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku, Mensos Janjikan Bantuan Pendidikan untuk Kakaknya
-
Kritik Kebijakan Pariwisata, Anggota Komisi VII DPR Ini Beri Menpar Widyanti Nilai 50 dari 100
-
OTT KPK di Jakarta Jaring Pejabat Bea Cukai
-
Gus Ipul Prihatin Kasus Siswa SD di NTT, Ingatkan Pentingnya Data Perlindungan Sosial
-
Nekat Bongkar Trotoar Tanpa Izin, Pengelola Hotel di Pondok Indah Kena Sanksi
-
Sebelum Lakukan Pemutihan Utang BPJS, Pemerintah Ingin Pastikan Hal Ini
-
Kendalikan Banjir, Pramono Anung dan Andra Soni Sepakat Bangun Waduk Polor
-
Prabowo Undang Eks Menlu dan Wamenlu ke Istana, Bahas Geopolitik dan BoP