Suara.com - Indonesia menempatkan dua wakilnya pada partai final kejuaraan dunia junior bulu tangkis 2014 setelah di semifinal di Alor Setar, Malaysia, Kamis (17/4/2014), mereka mengalahkan lawan-lawannya.
Berdasarkan laman tournamentsoftware, menyebutkan, wakil kedua Indonesia yang melenggang ke final adalah nomor ganda campuran pasangan Rosyta Eka Putri Sari/Muhammad Rian Adrianto.
Pasangan Rosyita/Rian memerlukan waktu 23 menit untuk menyingkirkan pasangan Korea Selatan Park Kyung Hoon/Park Keun Hye dengan dua game langsung 21-13,21-13.
Pada partai puncak yang dimainkan pada Jumat (18/4), mereka akan menghadapi unggulan pertama dari Tiongkok Huang kaixiang/Chen Qingchen yang menyingkirkan pasangan Jepang Yuta Watanabe/Arisa Higashino dengan dua game langsung 21-19,21-12.
Bagi Rosyita Eka Putri Sari ini merupakan sukses yang kedua kalinya karena pada nomor ganda putri berpasangan dengan Apriani juga melenggang ke partai puncak setelah menyingkirkan Jiang Binbin/Tang Pingyang dengan dua game langsung 21-13,21-16.
Pada partai puncak mereka akan menghadapi unggulan pertama Chen Qingchen/Jia Yi Fan dari Tiongkok yang sebelumnya mengalahkan rekannya Du Yue/Li Yin Hui 21-11,21-14.
Tiongkok memiliki wakil terbanyak yaitu lima, Indonesia dan Jepang masing-masing dua wakil, sedangkan Thailand satu wakil (nomor ganda putra).
Berikut pertandingan final kejuaraan bulu tangkis junior 2014: 1. Tunggal putra Lin Gui Pu (Tiongkok) vs Shi Yuqi (Tiongkok) 2. Tunggal putri Akane Yamaguchi (Jepang) vs He Bing Jiao (Tiongkok) 3. Ganda putra Puavaranukroh Dechapol/Ketlen Kittinupong (Thailand) vs Masahide Nakata Katsuki Tamate (Jepang) 4. Ganda putri Rosyita Eka Putri Sari/Apriani (Indonesia) vs Chen Qingchen/Jia Yi Fan (Tiongkok) 5. Ganda campuran Muhammad Rian Adrianto/Rosyita Eka Putri sari (Indonesia) vs Huang Kaixiang/Chen Qingchen (Tiongkok). (Antara)
Berita Terkait
-
Mees Hilgers Siap Buka Kembali Negosiasi dengan FC Twente
-
Harapan Umuh Muchtar usai John Herdman Diresmikan sebagai Pelatih Baru Timnas Indonesia
-
KAI Hidupkan Nostalgia, Dua Lokomotif Lawas Tampil dengan Livery Klasik
-
Calon Lawan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Berapa Ranking FIFA Bulgaria?
-
Duo Striker Brazil Jalani Naturalisasi, Bisa Jadi Opsi Lini Depan Timnas Indonesia?
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
Komisi III DPR Perjuangkan Nasib Hakim Ad Hoc dengan Syarat Mutlak Jangan Mogok Sidang
-
KPK Ungkap Istilah Uang Hangus dalam Kasus Gratifikasi Eks Sekjen MPR
-
Sebut Pelaporan Pandji Salah Sasaran, Mahfud MD: Dia Menghibur, Bukan Menghasut!
-
Usut Kasus Haji, KPK Ngaku Sudah Tahu Inisiator Pembakaran Dokumen di Kantor Maktour
-
Sentil Pejabat Perlu Terbiasa Diroasting, Uceng: Kuping Negara Tak Boleh Tipis
-
Rakyat Rugi Besar! Ini Bahaya Pilkada jika Dikembalikan ke DPRD Menurut Netgrit
-
DPRD DKI Restui Pramono Anung Hapus Jejak Proyek Monorel Mangkrak: Jakarta Ingin Indah
-
Terapkan KUHP Baru, Kejagung Akan Minimalisir Hukuman Penjara untuk Kejahatan Ringan
-
Bukan Sekolah Biasa! Ini Dia 6 Fakta Sekolah Rakyat Prabowo
-
Aizzudin Abdurrahman Sudah Diperiksa, KPK Punya Bukti Aliran Dana Kasus Haji ke Petinggi PBNU