Suara.com - Indonesia gagal membawa pulang gelar pada "BWF World Junior Championships 2014" setelah dua wakilnya di final yang berlangsung di Alor Setar, Malaysia, gagal mengalahkan lawan-lawannya.
Berdasarkan laman tournamentsoftware yang dipantau, Jumat (18/4/2014), menyebutkan, wakil Indonesia terakhir yang gagal meraih gelar adalah ganda putri pasangan Rosyita Eka Putri sari/Apriani Rahayu.
Pasangan ini gagal meraih gelar juara setelah dikalahkan pasangan Cina Chen Qingchen/Jia Yi Fan dengan dua game langsung 11-21,14-21 dalam waktu 26 menit.
Sebelumnya pada nomor ganda campuran pasangan Muhammad Rian Adrianto/Rosyita Eka Putri sari juga gagal menjadi juara setelah dikalahkan unggulan pertama dari Cina Huang Kaixiang/Chen Qingchen dengan dua game langsung 12-21,17-21.
Cina berhasil merebut tiga gelar juara dari nomor ganda campuran, tunggal putra, dan ganda putri, sedangkan Jepang sementara masih merebut gelar juara dari nomor tunggal putri setelah Akane Yamaguchi mengalahkan He Bing Jian dari Tiongkok dengan rubber game 14-21,21-18,21-13.
Jepang masih berkesempatan menambah gelar juara setelah ganda putra pasangan Masahide Nakata/Katsuki Tamate akan menghadapi pasangan Thailand Puavaranukroh Dechapol/Ketlen Kittinuppong yang hingga berita ini diturunkan masih berlangsung.
Berikut hasil final "BWF World Junior Championships 2014: 1. Ganda campuran Huang Kaixiang/Chen Qingchen (Tiongkok) vs Muhammad Rian Ardianto/Rosyita Eka Putri Sari (Indonesia) 21-12,21-17 2. Tunggal putri Akane Yamaguchi (Jpeang) He Bing Jiao (Tiongkkok) 14-21,21-18,21-13 3. Tunggal putra Lin Gui Pu (Tiongkok) vs Shi Yuqi (Tiongkok) 20-22,21-8,21-18 3. Ganda putri Chen Qingchen/Jia Yi Fun (Tiongkok) vs Rosyita Eka Putri Sari/Apriani Rahayu 21-11,21-14 5. Ganda putra Puavaranukroh Dechapol/Ketlen Kittinuppong (Thailand) vs Masahide Nakata/Katsuki Tamate (Jepang). (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
Pascabanjir Sumatra, Penanganan Beralih ke Pemulihan Layanan Kesehatan dan Kebutuhan Dasar
-
Indonesia Tancap Gas Jadi Pusat Halal Dunia lewat D-8 Halal Expo Indonesia 2026
-
Literasi Halal Dinilai Masih Lemah, LPPOM Siapkan Pelajar Jadi Agen Perubahan
-
Jepang Studi Banding Program MBG di Indonesia
-
Kasus Korupsi LPEI Berkembang, Kejati DKI Tetapkan 4 Tersangka Baru dan Sita Aset Rp566 Miliar
-
Merasa Tak Dihargai, Anggota DPR Semprot Menteri KKP: Kami Seperti 'Kucing Kurap'
-
Korban Bencana Boleh Manfaatkan Kayu Hanyut, Kemenhut Juga Stop Penebangan Hutan
-
Politisi PDIP Ingatkan Prabowo: Jangan Buru-buru Bangun IKN, Siapkan Dulu Ekosistemnya
-
Bukan Sekadar Banjir: Auriga Desak KLHK dan KPK Usut Dugaan Korupsi di Balik Perusakan Lahan PT TPL
-
BNI Bersihkan Masjid Darul Aman Pascabanjir di Agam