Suara.com - Para keluarga dan kerabat keluarga feri Sewol marah dan mendesak agar pihak berwenang segera mengangkat feri yang tenggelam.
"Tolong angkat kapal itu, sehingga kita bisa mengeluarkan jenazah-jenazah mereka," kata seorang perempuan yang mengaku ibu dari salah satu anak di atas feri Sewol.
Dirinya juga meminta agar Presiden Korea Selatan Park Geun-hye segera bertindak untuk mempercepat pencarian korban.
"Park Geun-hye seharusnya datang lagi kemari," kata ibu itu.
Ibu tersebut, bersama ratusan keluarga dan kerabat penumpang lainnya berkumpul di sebuah gedung olahraga di Pelabuhan Jindo yang dijadikan sebagai pusat operasi pencarian korban. Sebelumnya dikabarkan, para penyelam melihat tiga jenazah di dalam feri tengelam melalui jendela kabin. Namun, mereka belum bisa mengevakuasinya lantaran tidak bisa memecahkan kaca jendela tersebut.
Dari 476 penumpang dan kru feri Sewol, baru 174 yang diselamatkan. Sementara itu, 274 lainnya belum ditemukan. Sebagian besar dari mereka yang hilang merupakan siswa sebuah sekolah menengah atas Seoul. (Reuters)
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
Terkini
-
Kasus Dugaan Pelecehan di FH UI, Habiburokhman Puji Forum Terbuka yang Digelar Mahasiswa
-
AS Panik Hadapi Aliansi Intelijen Iran, Blokir Paksa Tanker China di Selat Hormuz
-
Prabowo Amankan Pasokan Minyak dan LPG Rusia, Eddy Soeparno: RI Masuk Zona Aman Energi
-
Kenapa Indonesia Nekat Beli Minyak Rusia? Ini Hasil Pertemuan 3 Jam Prabowo-Putin
-
Krisis Kemanusiaan! Rakyat Lebanon: Tewas Dirudal Israel atau Mati Kelaparan
-
Manuver AS! Coba Dudukan Lebanon dan Israel tapi Berakhir Tanpa Jabat Tangan
-
Iran Beberkan Update Negosiasi Damai ke Turki, Soroti Dosa Besar AS-Israel
-
Seskab Teddy Ungkap Isi Pertemuan Empat Mata Prabowo dan Macron
-
Komnas HAM Papua: 4 Kekerasan Menonjol Terjadi di Awal 2026, 14 Korban Meninggal Dunia
-
Murka Elite NasDem ke Tempo Soal Merger Gerindra Dinilai Rendahkan Martabat Surya Paloh