Suara.com - Presiden Prancis Francois Hollande memastikan empat jurnalis yang diculik di Suriah dibebaskan tanpa adanya pembayaran uang jaminan. Empat jurnalis itu adalah Edouard Elias, Didier Francois, Nicolas Henin dan Pierre Torres. Pagi tadi, mereka sudah tiba di Paris dan disambut oleh keluarga serta Presiden Hollande dan Menteri Luar Negeri Fabius.
“Prancis sangat bangga kepada empat jurnalis ini karena tetap menjalankan kebebasan pers. Prancis juga bangga bisa memberikan kebebasan kepada mereka,” kata Hollande.
Empat jurnalis itu disekap selama 10 bulan oleh kelompk jihad di Suriah. Kelompok Islamic State of Iraq and the Levant (ISIS) diduga menjadi kelompok yang menahan empat jurnalis Prancis itu. Mereka ditemukan oleh tentara Turki di perbatasan Suriah, Jumat lalu.
Presiden Hollande mengungkapkan, kedatangan empat jurnalis itu di pangkalan udara Villacoublay merupakan hari penuh kebahagiaan.
“Ini sebuah perjalanan yang panjang tetapi kami tidak pernah kehilangan harapan. Dari waktu ke waktu, kami berhasil mendapatkan informasi, kami tahu bahwa dunia telah melakukan mobilisasi,” kata Didier Francois (53 tahun) saat memberikan kata sambutan.
Empat jurnalis itu ditemukan dalam keadaan mata ditutup dan tangan diborgol di provinsi Sanliurfa. Tentara Turki yang menemukan mereka kemudian membawa empat jurnalis itu ke kantor polisi terdekat di kota Akcakale. (BBC)
Berita Terkait
-
Usai dari Rusia, Prabowo Temui Macron di Paris: Bahas Alutsista hingga Energi Bersih
-
Presiden Prancis Ingatkan Donald Trump, Menggulingkan Rezim Iran Tak Semudah Menjatuhkan Bom
-
Potret Pengungsi Perang Suriah dalam As Long as the Lemon Trees Grow
-
Inntip Momen Keakraban Macron Sambut Prabowo di Paris, Ada Pelukan Hangat saat Jamuan Pribadi
-
Harapan Kecil untuk Tetap Hidup dalam Novel As Long as the Lemon Trees Grow
Terpopuler
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Dapat Status Pegawai BUMN, Apa Saja Tugas Manajer Koperasi Merah Putih?
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
Pilihan
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Terkini
-
PBB Dinilai Tak Relevan, Megawati Desak Reformasi Total: Hapus Veto, Pakai Pancasila
-
Sebut Tuntutan Kasus LNG Tidak Utuh, Nandang Sutisna: Kerugian Parsial Jangan Dipaksakan Jadi Pidana
-
Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
-
Aktivis Kecam Klaim DPR, Sebut Visum Gratis Bagi Korban Kekerasan Seksual Adalah Mandat UU
-
TB Hasanuddin Sentil Menhan dan Menlu Jarang Rapat di Komisi I: Kami Merasa Tertutup untuk Diskusi!
-
Megawati Kritik Lemhannas: Jangan Dipersempit Hanya Jadi Lembaga Pencetak Sertifikat
-
Aktivis KontraS Disiram Air Keras, TB Hasanuddin: Momentum Revisi UU Peradilan Militer
-
Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi di Papua Imbas 12 Warga Sipil Meninggal
-
Warga Lebanon Pulang di Tengah Gencatan Senjata Rapuh, Serangan Israel Masih Terjadi
-
Geram! JK Ungkit Jasa Bawa Jokowi dari Solo ke Jakarta: Kasih Tahu Semua Sama Termul-termul Itu