Suara.com - Kapten kapal feri Sewol Lee Joon-seok tidak pernah mengeluarkan perintah kepada kru lain untuk meninggalkan kapal ketika feri itu mulai tenggelam.
Hal itu diungkapkan salah satu kru. Mereka sudah bertanya kepada kapten kapal apakah ada perintah untuk tetap bertahan atau meninggalkan kapal, tetapi tidak pernah ada jawaban.
Kapal feri Sewol tenggelam Rabu lalu dalam perjalanan dari pelabuhan Incheon ke pulau Jeju. Kapal itu mengangkut 476 penumpang, 339 di antaranya adalah pelajar sekolah yang hendak berlibur di pulau Jeju. Jumlah korban tewas atas musibah itu mencapai 104 orang dan baru 174 penumpang yang berhasil diselamatkan.
Kapten kapal Lee Joon-seok sudah ditahan polisi bersama sejumlah kru lainnya karena dinilai lalai sehingga menyebabkan kapal tenggelam. Sejumlah kru kapal termasuk kapten Lee meninggalkan feri Sewol ketika kapal itu mulai tenggelam.
Mereka lebih dulu keluar ketika masih banyak penumpang yang terjebak di dalam kapal. Bahkan, kapten Lee sempat memerintahkan penumpang untuk tetap bertahan di kabin. Presiden Korea Selatan Park Geun-hye menuding kapten Lee sebagai pembunuh. (Reuters)
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Luput dari Pengawasan, Praktik Tak Manusiawi di Panti Disabilitas Mental Dilaporkan ke Mensos
-
Siap Berdebat dengan Menteri Pigai Soal HAM, Zainal Arifin Mochtar: Bukan Teoretis tapi Tagih Janji
-
Demo Mahasiswa di Mabes Polri saat Ramadan, Polisi Berpeci dan Bersorban Siap Bagi Takjil
-
Geger Mobil Dinas Rp8,5 M, Golkar "Semprot" Gubernur Kaltim: Ukur Kondisi Rakyat
-
Kecewa Tak Ditemui Kapolri, BEM UI dan Aliansi Mahasiswa Ancam Gelar Aksi Lebih Besar
-
Diskon Besar hingga Transportasi Gratis! Ini Fasilitas Mudik ke Jakarta yang Ditawarkan Pemprov DKI
-
Amnesty International Anggap Tuntutan Jaksa Terhadap Delpedro Cs Sebagai Operasi Pembungkaman Kritik
-
Anies Baswedan Soroti Keberhasilan Gerakan Rakyat di Ultah Pertama: Bukan Sekadar Papan Nama!
-
Heboh Keluhan Warga Diwajibkan Bayar Infaq Lewat BAZNAS DKI, Pramono: Tak Boleh Ada Pemaksaan!
-
Angka Perkawinan Anak Turun ke 5,9 Persen, Pemerintah Soroti 380 Ribu Nikah Tak Tercatat