Suara.com - Sri Lanka menahan seorang turis perempuan asal Inggris karena mempunyai tato Budha di lengan kanannya. Perempuan itu diperintahkan untuk dideportasi, demikian dikatakan polisi setempat, Selasa (22/4/2014).
Perempuan yang identitasnya tidak diungkap itu ditahan di bandara internasional utama Sri Lanka pada Senin (21/4/2014). Dia langsung dibawa ke pengadilan, yang kemudian memerintahkan agar dia dideportasi.
Menurut pernyataan resmi yang disampaikan polisi, perempuan itu punya tato Budha sedang duduk di atas bunga teratai di lengan kanannya.
"Dia dihadapkan ke pengadilan Negombo, yang memerintahkan agar dia ditahan sebelum dideportasi," kata polisi, yang menambahkan bahwa perempuan itu ditahan saat baru saja tiba dari India.
Tidak dijelaskan apa dakwaan terhadap perempuan itu, tetapi pada Maret silam Sri Lanka juga melarang seorang warga Inggris memasuki negara pulau itu karena juga punya tato Budha di lengannya.
Budha adalah agama mayoritas di Sri Lanka dan pemerintah sangat sensitif terhadap masalah agama di negara itu. Pada Agustus 2012 turis asal Prancis dihukum penjara enam bulan karena mencium patung Budha.
Pada 2010 Sri Lanka juga melarang kunjungan artis rap Amerika Serikat, Akon, karena dalam salah satu video musiknya ada sebuah adegan yang menunjukkan seorang perempuan berpakaian minim menari di depan patung Budha. (Daily Mirror)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
- 3 Sepatu Lari Skechers Terbaik untuk Pemula dan Pelari Harian
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
Pilihan
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
Terkini
-
Imigrasi Dalami Dugaan Tindak Pidana Keimigrasian 320 WNA Terduga Sindikat Judi Online Internasional
-
Pakar Militer Minta Kemenhan RI Tak Asal Beli Kapal Tanpa Rudal, Sindir Tren Alutsista Ompong
-
Fix Tutup! Disparekraf DKI Cabut Izin B-Fashion dan The Seven Terkait Narkoba
-
Anggota DPRD Fakfak Digerebek Bersama Bidan Berstatus Istri Orang di Kamar Kos, Videonya Viral!
-
Satpol PP DKI Jaring 8 PPKS di Mampang Usai Viral Pengemis Padati Trotoar
-
Tuntutan 18 Tahun Nadiem Makarim Dinilai Wajar, MAKI Soroti Kerugian Negara Triliunan Rupiah
-
96 Persen Penduduk Tinggal di Wilayah Rawan Bencana, Kemendagri Dorong BPBD Lebih Adaptif dan Siaga
-
DPR RI Terima Dubes Thailand, Bahas Dampak Perang hingga Nasib Myanmar yang Di-blacklist ASEAN
-
WNA Jepang Diduga Eksploitasi Anak di Blok M, DPR: Seret Pelaku, Jangan Kasih Ampun
-
Ketua DPRD Jember: Sekali Lagi Langgar Aturan, Achmad Syahri Otomatis Dipecat