Suara.com - Seorang perempuan di Ghaziabad, Pakistan, menuduh empat orang, termasuk suaminya, melakukan pemerkosaan terhadap dirinya. Tak hanya itu, sang perempuan pun menuduh sang suami memasang alat pelacak di dalam tubuhnya sehingga bisa melacak keberadaannya.
Perempuan itu mengaku sudah enam tahun menikahi sang suami, Faiz. Perempuan malang itu pun mengaku kerap dipaksa berhubungan badan dengan sejumlah lelaki lain oleh sang suami. Di pengadilan yang menyidangkan kasusnya, perempuan itu mengaku bahwa peristiwa seperti itu terjadi berulang kali.
Suatu waktu, sang suami membiusnya. Ketika tersadar, dirinya melihat jahitan di bagian perut. Dia menduga, sang suami menanam sebuah alat pelacak di tubuhnya. Dugaan itu muncul karena sang suami selalu bisa mengetahui keberadaannya. Perempuan itu mengaku sudah menjalani rontgen dan dokter menemukan alat pelacak dalam tubuhnya. (Tribune.com.pk)
Berita Terkait
-
Seorang Lelaki Dikebiri Pacar di Sebuah Kamar Hotel
-
Ayah Bejat, Gauli Putri Kandung Sampai Beranak Lima
-
Pemerkosa Potret Korban dan Ancam Sebarkan Foto ke Media Sosial
-
Terungkap, Lima Perempuan Alami Pemerkosaan dan Penyiksaan Bertahun-tahun
-
Perempuan Mirip Angelina Jolie Paksa Seorang Sopir Berhubungan Intim
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
Pilihan
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
Terkini
-
Tragedi Latsarmil Kopdes, Komnas HAM Didesak Investigasi Program Pemerintah Berpotensi Langgar HAM
-
PKB Tak Toleransi: Ancam Sanksi Tegas Anggota DPRD TTU yang Mabuk dan Intimidasi dr Icha!
-
MagangHub Angkatan II Dibuka, Pemerintah Sediakan 150 Ribu Kuota dan Uang Saku hingga Rp 6 Juta
-
Ekonomi Indonesia Bak Timnas di Piala Dunia, Mensesneg: Semua Lini Harus Kompak
-
Jokowi Injak Kepala Kerbau, PDIP Tertawa
-
Bocah 4 Tahun Tewas Terjeblos Lubang Galian di Manggarai, Polisi Selidiki Dugaan Kelalaian
-
Warga Kampung Bayam Geruduk Balai Kota, Tagih Janji Pramono soal Hunian dan Hak Dasar
-
Ribuan Pengungsi di Indonesia Belasan Tahun Tanpa Kejelasan, Ini Penjelasan UNHCR
-
Viral Balap Liar Tutup JLNT Antasari, Ahmad Sahroni: Penjarakan, Biar Kapok!
-
Polisi Tetapkan Dua Tersangka Kasus Penyekapan Tiga Karyawan Percetakan di Senen