Suara.com - Pencarian pesawat Malaysia Airlines (MAS) MH370 diperkirakan bakal memakan waktu selama bertahun-tahun. Prediksi itu diungkap pejabat senior pertahanan Amerika Serikat menyusul tak kunjung ditemukannya tanda-tanda MH370.
Menurut pejabat itu, pencarian MH370 kini memasuki fase yang lebih berat.
"Kami sudah melakukan segalanya di lokasi pencarian kecil ini dan tidak menemukan apapun. Sekarang pencarian harus beralih ke wilayah yang lebih luas," kata pejabat yang tidak disebut namanya itu.
"Dan sekarang, bisa disebutkan bertahun-tahun," tambahnya.
Kapal selam tanpa awak Bluefin-21 diperkirakan akan selesai menyisir wilayah pencarian seluas 10 kilometer persegi di Samudera Hindia pada hari Jumat (25/4/2014). Tempat itu diyakini sebagai tempat berakhirnya penerbangan MH370 berdasarkan temuan sinyal yang diduga kuat dari black box MH370.
Namun, pencarian yang tak kunjung membuahkan hasil membuat pemerintah Malaysia harus mengambil langkah lanjutan, apakah dengan menambah kapal selam atau langkah lainnya. (Reuters)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- 5 Rekomendasi Parfum di Indomaret yang Tahan Lama untuk Salat Id
Pilihan
-
Tutorial S3 Marketing Jalur Asbun: Cara Aldi Taher Jualan Burger Sampe Masuk Trending Topic
-
Dilema Window Shopping: Ketika Mal Cuma Jadi Katalog Fisik Buat Belanja Online
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
-
Amukan Si Jago Merah Hanguskan 10 Rumah dan 2 Lapak di Bintaro
Terkini
-
Viral Lele Mentah, SPPG di Pamekasan Boleh Beroperasi Kembali jika Sudah Ada Perbaikan
-
Wajib Vaksin Sebelum Mudik Lebaran! IDAI Ingatkan Risiko Campak Meningkat Saat Libur Panjang
-
Pemerintah Bangun Ratusan Toilet dan Revitalisasi Sekolah di Kawasan Transmigrasi
-
Polda Metro Jaya Buka Posko Khusus, Cari Saksi Teror Air Keras Aktivis KontraS
-
Prabowo Instruksikan Kapolri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus
-
PVRI Kritik Pernyataan 'Antikritik' Prabowo Usai Insiden Penyiraman Air Keras: Ini Sinyal Represif!
-
Pulang Basamo 2026: Ribuan Perantau Minang Mudik Gelombang Kedua, Dari Bali hingga Samarinda
-
Pemudik Mulai Padati Terminal Kampung Rambutan, Puncak Arus Mudik Diprediksi H-3 Lebaran
-
Negara Janji Tanggung Biaya Pengobatan Aktivis KontraS Korban Teror Air Keras
-
Mencekam! Israel Bak Neraka, Api di Mana-mana Setelah Dirudal Kiamat Iran