Suara.com - Tentara Nasional Indonesia mengirim satu batalion ke Bandara Ngurah Rai, Denpasar, Bali. Pengiriman ini dilakukan terkait dugaan pembajakan terhadap pesawat Australia Virgin Blue.
Juru bicara TNI Mayjen Fuad Basya mengatakan, saat ini pasukan TNI yang akan dikirim ke Bandara Ngurah Rai itu sudah berada di bandara Halim Perdanakusuma.
“Satu batalion sudah disiapkan untuk berangkat ke Bandara Ngurah Rai, Denpasar Bali. Tetapi berapa banyak yang bisa berangkat tergantung kapasitas pesawat. Yang akan dikirim itu antara lain berasal dari Kopassus dan Detasemen Bravo,” kata Fuad kepada suara.com melalui sambungan telepon, Jumat (25/4/2014).
Sebelumnya, pesawat Virgin Blue tujuan Brisbane-Denpasar diduga telah dibajak. Pesawat itu sudah mendarat di Bandara Internasional Ngurah Rai.
Kepala Pusat Penerangan Kementerian Perhubungan JA Barata belum bisa memastikan tentang pembajakan terhadap pesawat Australia, Virgin Blue.
Berita Terkait
-
Komdigi Bongkar 9.263 Kasus Pembajakan Digital, Situs Ilegal Jadi Ancaman Terbesar Industri Kreatif
-
Kemenlu Ungkap Kondisi Kru WNI Korban Pembajakan di Somalia
-
Kapal Tanker Dibajak di Somalia, 4 WNI Jadi Tawanan
-
Antara Idealisme dan Uang: Realita Pembajakan Buku dalam Selamat Tinggal
-
Bikin Rugi Puluhan Miliar, Pembajak Konten Beyond Combat Milik Cellos Ditahan
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi