Suara.com - Seorang remaja yang divonis terkena kanker usus berhasil mengumpulkan dana amal terbesar melalui situs penggalangan dana JustGiving. Tak tanggung-tanggung, sebanyak Rp48,5 miliar dikumpulkannya untuk disumbangkan lagi ke penderita kanker lainnya.
Stephen Sutton, (19), divonis terkena kanker usus sejak usia 15 tahun. Meski sudah menjalani operasi, kankernya tidak hilang. Sebaliknya, kanker itu menyebar ke seluruh tubuhnya. Dokter pun berkesimpulan bahwa penyakitnya tidak bisa disembuhkan.
Meski tidak punya harapan lagi dengan kesehatannya, Stephen tidak diam saja dan menjalani takdir. Dirinya menggalang dana melalui situs JustGiving. Dana yang ia kumpulkan akan disumbangkan ke Teenage Cancer Trust, sebuah organisasi yang memberikan bantuan dana, edukasi, dan dukungan kepada remaja penderita kanker.
Awalnya, dia hanya menargetkan mengumpulkan dana 10.000 Poundsterling atau senilai Rp200 juta. Namun, kenyataannya, dana yang berhasil digalang jauh melebihi target itu.
"Tumor-tumor di dalam tubuh saya masih banyak dan ganas, namun saya merasa beruntung masih ada di sini," kata Stephen.
"Terima kasih dari saya, dan terima kasih pada Anda dari setiap pasien kanker di masa depan yang akan mendapat manfaat dari uang yang dikumpulkan!" imbuh Stephen semangat.
Sejak awal penggalangan dana, sudah ada lebih dari 100.000 orang yang memberikan sumbangan. Jumlahnya mencapai Rp48,5 miliar, jauh lebih tinggi dari rekor donasi sebelumnya yang diterima Teenage Cancer Trust, yakni sebesar 500.000 Poundsterling atau Rp9,7 miliar. (Asia One)
Terpopuler
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- Denada Akhirnya Akui Ressa Anak Kandung, Bongkar Gaya Hidup Hedon di Banyuwangi
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
Pilihan
-
Pintu Langit Dibuka Malam Ini, Jangan Lewatkan 5 Amalan Kunci di Malam Nisfu Syaban
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
-
Harga Pertamax Turun Drastis per 1 Februari 2026, Tapi Hanya 6 Daerah Ini
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
Terkini
-
Babak Baru Kasus Korupsi Minyak Pertamina, Polri Terbitkan Red Notice Riza Chalid
-
Resmi! Bahar Bin Smith Jadi Tersangka Kasus Penganiayaan Anggota Banser di Tangerang
-
Waspada Virus Nipah Mengintai! Kemenkes Ingatkan Jangan Konsumsi Nira Aren Segar dari Pohon
-
Epstein Files Sebut Donald Trump 'Dikooptasi' Israel, Singgung Dalang Proyek Gaza
-
Tak Berizin, KKP Musnahkan 796 Kg Kulit Hiu dan Pari Milik Perusahaan Asing di Banyuwangi
-
Registrasi Akun SNPMB Sekolah 2026 Diperpanjang, Cek Syarat-syaratnya!
-
Geger Penemuan Mayat Pria Tanpa Identitas di Tumpukan Sampah Kali Mookervart
-
Operasional RDF Rorotan Dilakukan Bertahap, Warga Diminta Tak Khawatir Bau
-
Profil Jeffrey Epstein: Kekayaan, Kasus Predator Seksual dan Hubungannya dengan Trump
-
Kemenag Klaim Kesejahteraan Guru Agama Prioritas Utama, Tunjangan Profesi Naik Jadi Rp2 Juta