Suara.com - Azwar alias Juking, salah satu tersangka pelaku sodomi murid Taman Kanak-kanak (TK) Jakarta International School (JIS) meregang nyawa setelah menenggak cairan pembersih lantai di toilet Polda Metro Jaya. Sahabat tak percaya Azwar yang dikenal baik dan ramah, disangka melakukan tindakan pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur.
"Orangnya rajin ngaji. Di antara teman ngajinya yang lain, dia (Azwar) yang paling ramah dan sering bercanda," ucap Iwan Suryahanda, salah satu sahabat Azwar.
"Saya nggak percaya dia melakukan hal itu (sodomi). Menurut saya dia ketakutan diinterogasi polisi lalu nekat bunuh diri dengan minum cairan pembersih lantai," kata Iwan menjelaskan.
Dia juga mengungkap keganjilan terkait penetapan Azwar sebagai tersangka. Pasalnya, beberapa hari sebelum kasus sodomi JIS meruyak, Azwar yang semula ditugaskan di SMU tiba-tiba dipindahkan bertugas di TK.
"Dia baru beberapa hari kok bertugas di TK itu (JIS)," ujar Iwan.
Aksi nekat Azwar menenggak cairan pembersih lantai di toilet Polda Metro Jaya sekaligus memupus keinginannya menikah dengan sang kekasih. "Padahal dua bulan lagi dia (Azwar) mau menikahi pacarnya," tutur Iwan nelangsa.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Segera Ditandatangani, Teheran Beri Sinyal Berbeda
-
Apa Itu Restitusi? Wamen PPPA Tegaskan Korban Bullying Berhak Dapat Ganti Rugi
-
Bangun Spiritualitas Warga Jawa Barat, KDM Prioritaskan Bangun Tajuk di Lingkungan
-
Kejahatan Digital Kian Mengintai, Pemerintah Minta Anak Muda Hati-hati di Internet
-
Veronica Tan Soroti Pemberdayaan Perempuan di NTT: Kunci Putus Rantai Kemiskinan dan Kekerasan
-
Sopir Truk Transfer Uang Setelah Dikepung Anak Jalanan di Pesanggrahan, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
-
'Bikin Malu Presiden', Gus Lilur Desak Prabowo Copot Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi Utama
-
Eks Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Diuntit Alat Pelacak, Netizen Malah Soroti Mobil Fortuner Mewah
-
Isu Setoran 'Upeti' Program MBG, Ketua BGN: Tidak Benar dan Provokatif
-
Niat Cari Cuan di Kapal Cumi, Pemuda Garut Malah Kena 'Zonk' Loker Medsos, HP Sampai Disita