Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) mengaku sudah mengajukan cuti untuk fokus dalam pemilihan presiden (Pilpres) yang bakal digelar 9 Juli nanti. Jokowi sendiri merupakan bakal calon presiden dari PDI Perjuangan.
"Secara administrasi sudah saya ajukan ke Presiden dengan tebusan Kementerian Dalam Negeri," kata Jokowi di Balai Kota pada Selasa, (6/5/2014).
Untuk melancarkan izin cutinya, Jokowi pun akan menjadwalkan bertemu langsung dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
"Nanti saya akan tatap muka lansung dengan presiden untuk membicarakan ini," ujarnya.
Untuk diketahui, dalam Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2013 diatur tentang cuti kepala daerah. Dalam aturan tersebut dijelaskan, kepala daerah yang akan ikut dalam kampanye pemilihan presiden harus mengajukan cuti dengan tenggat waktu 12 hari sebelum pendaftaran presiden di buka oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).
Untuk Pilpres tahun ini, pembukaan pendaftaran dimulai pada 18 Mei mendatang. Artinya, Jokowi harus mengajukan cuti pada tanggal 6 Mei.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- 5 Rekomendasi Body Lotion Terbaik Mencerahkan Kulit di Indomaret
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
- Pelatih asal Spanyol Sebut Persib Bandung Kandidat Juara, Kedalaman Skuad Tak Tertandingi
Pilihan
-
Yaqut Diperiksa KPK Pekan Ini Usai Praperadilannya Ditolak, Langsung Ditahan?
-
Dua Kali Blunder Kiper Tottenham Antonin Kinsky Bikin Igo Tudor Kehabisan Kata-kata
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
Terkini
-
Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
-
Memahami Status Siaga 1 TNI: Ancaman Global, Kritik Pengamat, dan Apa Dampaknya bagi Publik?
-
Sekolah Rakyat Permanen di Sigi dan Lombok Tengah Diminta Gus Ipul Segera Dipercepat
-
Perkuat Pendidikan, Wamensos Dukung Pembangunan Sekolah Rakyat Maybrat
-
Anies Ingatkan Indonesia Tak Boleh Bungkam di Tengah Ketidakadilan Global: Ada Kontrak dengan Dunia
-
Dipanggil KPK Saat Praperadilan, Kubu Yaqut Cium Indikasi Intervensi: Ini Sangat Aneh
-
Menhaj Tegaskan Persiapan Haji 2026 Tetap On Schedule di Tengah Situasi Timur Tengah
-
Konflik Timur Tengah Memanas, Pemerintah Siapkan Skenario Darurat Haji 2026
-
Penyelundupan Narkoba di Bandara Soetta, Modus Kemasan Minuman Hingga Sabun Thailand Terbongkar
-
Kapolri Ungkap Pesan Prabowo: TNI-Polri Harus Bersatu, Jangan Sampai Terpecah