Suara.com - Polresta Samarinda, Kalimantan Timur, meringkus seorang oknum guru sekolah dasar (SD) karena diduga telah melakukan pencabulan terhadap belasan muridnya.
Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Samarinda Kompol Feby DP Hutagalung, Jumat (9/5/2014), mengatakan oknum guru olah raga yang masih berstatus honorer berinisial Am (50) itu ditangkap berdasarkan laporan salah seorang orang tua murid yang mengaku anaknya telah dicabuli.
"Oknum guru itu kami tangkap di sekolah tadi pagi, Jumat (9/5/2014). Kasus ini terungkap berdasarkan laporan orang tua murid yang mengaku anaknya yang saat ini duduk di kelas IV telah dicabuli sejak duduk di kelas III SD," ungkap Feby DP Hutagalung.
Berdasarkan pemeriksaan sementara, kata dia, oknum guru sebuah SD di Jalan Awang Long Samarinda itu telah melakukan pencabulan terhadap lebih 10 muridnya.
Ia mengatakan, dari hasil pemeriksaan, selama enam tahun mengabdi sebagai guru honorer di sekolah itu, Am mengaku telah mencabuli lebih 10 orang muridnya.
"Namun kami masih mendalami pengakuan oknum guru tersebut sebab selama kurung waktu itu tidak menutup kemungkinan korban bisa lebih banyak. Sejauh ini, baru dua orang korban yang kami periksa," katanya.
Saat ini Am masih diperiksa intensif di Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA). Oknum guru itu dijerat pasal 81 dan 82Undang-undang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman penjara selama 20 tahun. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- 5 Sampo Penghitam Rambut yang Tahan Lama, Solusi Praktis Tutupi Uban
- 5 Mobil Nissan Bekas yang Jarang Rewel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- 4 Bedak Wardah Terbaik untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Bantu Samarkan Kerutan
- 7 Sepatu Skechers Wanita Tanpa Tali, Simple Cocok untuk Usia 45 Tahun ke Atas
Pilihan
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
-
Tanpa Bintang Eropa, Inilah Wajah Baru Timnas Indonesia Era John Herdman di Piala AFF 2026
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
Terkini
-
Dedi Mulyadi dan Willy Bongkar Sisi Gelap Gunung Emas: 70 Ribu Gurandil dan Raup 250 Kg Emas
-
Ada Proyek Pipa PAM Jaya, Dishub DKI Terapkan Rekayasa Lalin di R.A. KartiniFatmawati Mulai Besok
-
Malam-malam Mendiktisaintek Brian Yuliarto Datangi Istana, Dibonceng Patwal
-
Suara.com Bersama LMC Gelar 'AI Tools Training for Journalists' di Yogyakarta
-
Pengaduan Pelanggaran Hak Anak ke KPAI Melonjak, Identitas 66 Persen Pelaku Tidak Diungkap
-
Antisipasi Banjir, Pemprov DKI Perpanjang Operasi Modifikasi Cuaca Hingga 22 Januari
-
Hirup Udara Bebas, Laras Faizati Ingin Ziarah ke Makam Ayah Hingga Main ke Mal
-
Pakar Hukum Sebut Pilkada Lewat DPRD Suburkan Oligarki dan Renggut Kedaulatan Rakyat
-
Mendagri Pimpin Rakor Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatra
-
DPRD DKI Pastikan Tiang Monorel Rasuna Said Kembali ke Adhi Karya usai Dibongkar Pemprov