Suara.com - Direktur Utama maskapai PT Garuda Indonesia Emirsyah Satar melakukan pertemuan dengan Dewan Pers di Kantor Dewan Pers, Jakarta, Senin (12/5/2014).
Belum diketahui apa yang dibicarakan dalam pertemuan itu, tapi yang pasti Ketua Dewan Pers Bagir Manan ikut hadir dalam pertemuan yang digelar tertutup tersebut.
Resepsionis Kantor Dewan Pers ini mengatakan, pertemuan dilakukan tertutup dan tidak boleh untuk konsumsi publik.
"Ini acaranya tertutup," kata salah seorang resepsionis Dewan Pers.
Emirsyah datang bersama rombongan sekira pukul 12.30 WIB. Dia datang menggunakan batik berwarna coklat.
Satu jam kemudian, rombongan Emirsyah keluar dari ruang pertemuan dan tidak bersedia memberikan keterangan. Saat ditemui, Emir tidak mau berkomentar apa-apa.
"Nanti saja ya, nanti," katanya sambil meninggalkan lokasi.
Sementara itu, Pihak Dewan Pers pun juga memilih bungkam dan tidak mau membuka isi pertemuan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
Bukan Sekadar Banjir: Auriga Desak KLHK dan KPK Usut Dugaan Korupsi di Balik Perusakan Lahan PT TPL
-
BNI Bersihkan Masjid Darul Aman Pascabanjir di Agam
-
Kritik Tajam ke Prabowo Soal IKN: Politisi PDIP Minta Stop Pembangunan Baru, Fokus Ini!
-
Mahfud MD Sebut Jaksa Tidak Fair dalam Kasus Nadiem Makarim, Ini Alasannya
-
Ini 5 Fakta Kerusakan Hutan di Indonesia yang Jadi Sorotan Dunia
-
Komisi III DPR Perjuangkan Nasib Hakim Ad Hoc dengan Syarat Mutlak Jangan Mogok Sidang
-
KPK Ungkap Istilah Uang Hangus dalam Kasus Gratifikasi Eks Sekjen MPR
-
Sebut Pelaporan Pandji Salah Sasaran, Mahfud MD: Dia Menghibur, Bukan Menghasut!
-
Usut Kasus Haji, KPK Ngaku Sudah Tahu Inisiator Pembakaran Dokumen di Kantor Maktour
-
Sentil Pejabat Perlu Terbiasa Diroasting, Uceng: Kuping Negara Tak Boleh Tipis