Suara.com - Ibu korban kasus pelecehan seksual yang berinisial B mendatangi Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polda Metro Jaya, Selasa(13/5/2014).
Ia datang untuk melaporkan kejadian pelecehan seksual terhadap anaknya L (3,5) yang diduga dilakukan oleh seorang oknum guru berinisial S yang mengajar ekskul dancing di Sekolah St. Monica Jakarta Sunter, Jakarta Utara.
"Katanya waktu ekskul anaknya banyak, ternyata anak saya sendiri. Saya ada rekaman teleponnya saat dia bersaksi palsu yang mengatakan anaknya banyak, gurunya dua," jelas ibu korban.
Ibu korban menyatakan, peristiwa ini terjadi sekitar 6 bulan lalu saat korban mengkuti ekskul dancing. Ia menegaskan, akibat dari kejadian itu, dubur korban merasa sakit, dan lebih terasa lebih sakit sekitar 3 bulan belakangan ini.
"Saya datang ke sini, saya mohon ada keadilan untuk anak saya yang baru berusia 3,5 tahun, sekolah di sekolahan yang berizin, tapi anak saya diperlakukan seperti ini," keluh ibu korban.
Berita Terkait
Terpopuler
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- Semurah Xpander Sekencang Pajero, Huawei-Wuling Rilis SUV Hybrid 'Huajing S'
- 9 HP Redmi RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan, Lancar Jaya Dipakai Multitasking
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
- 5 Lem Sepatu Kuat Mulai Rp 3 Ribuan: Terbaik untuk Sneakers dan Bahan Kulit
Pilihan
-
Kutukan Pelatih Italia di Chelsea: Enzo Maresca Jadi Korban Ketujuh
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
-
In This Economy: Banyolan Gen Z Hadapi Anomali Biaya Hidup di Sepanjang 2025
-
Ramalan Menkeu Purbaya soal IHSG Tembus 9.000 di Akhir Tahun Gagal Total
-
Tor Monitor! Ini Daftar Saham IPO Paling Gacor di 2025
Terkini
-
42 Ribu Rumah Hilang, Bupati Aceh Tamiang Minta BLT hingga Bantuan Pangan ke Presiden Prabowo
-
Tanggul Belum Diperbaiki, Kampung Raja Aceh Tamiang Kembali Terendam Banjir
-
Prabowo Setujui Satgas Kuala! Anggarkan Rp60 Triliun untuk Keruk Sungai dari Laut
-
Tawuran Awali Tahun Baru di Jakarta, Pengamat Sebut Solusi Pemprov DKI Hanya Sentuh Permukaan
-
Tiket Museum Nasional Naik Drastis, Pengamat: Edukasi Jangan Dijadikan Bisnis!
-
Timbunan Sampah Malam Tahun Baru Jogja Capai 30 Ton, Didominasi Alas Plastik dan Gelas Minuman
-
Nasib Pedagang BKT: Tolak Setoran Preman, Babak Belur Dihajar 'Eksekutor'
-
Ragunan 'Meledak' di Tahun Baru, Pengunjung Tembus 113 Ribu Orang Sehari
-
KUHP Baru Berlaku Besok, YLBHI Minta Perppu Diterbitkan Sampai Aturan Turunan Lengkap
-
KUHAP Baru Berlaku Besok, YLBHI Sebut Indonesia Darurat Hukum