Suara.com - Seorang ayah tiri di Kecamatan Sungai Sembilan, Kota Dumai, Riau, diamuk massa yang kesal karena mencabuli serta memperkosa dua perempuan bawah umur yang merupakan anaknya.
"Kasusnya ditangani oleh Polres Dumai. Menurut informasi anggota, kejadian amuk massa itu terjadi Rabu (6/5/2014) dinihari pukul 01.30 WIB," kata Kabag Humas Polda Riau, Ajun Komisaris Besar Guntur Aryo Tejo kepada pers lewat pesan elektronik yang diterima, Kamis (8/5/2014.
Menurut polisi kejadian berawal pada akhir April lalu, ibu kandung para korban mencurigai suaminya sering pindah tidur dan lampu kamar dimatikan.
Saat itu, catat kepolisian, pelapor curiga dan mengambil senter dan melihat kedua anaknya masing-masing N (13) dan NV (12) sudah dalam keadaan setengah telanjang.
Karena curiga, keesokan harinya pelapor menanyakan kepada kedua anaknya dan anak-anaknya menjawab telah menjadi korban pencabulan dan bahkan hingga diperkosa oleh ayah tirinya itu.
Dalam laporan kepada pihak kepolisian keduanya mengaku kerap diancam akan dibunuh jika melaporkan peristiwa itu kepada ibu mereka.
"Kemudian pada Selasa (6/5/2014), pelapor bertengkar dengan suaminya dan pergi ke rumah kakaknya di Gurun Panjang, Bukit Kapur. Kemudian pelapor menceritakan kepada kakaknya dan kakaknya menceritakan kepada tetangganya," kata pelapor seperti diceritakan polisi.
Pada malam hari itu, ketika tersangka akan menjemput istri dan anak-anaknya di Gurun Panjang, dia langsung dihakimi oleh massa. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Ganjil Genap Jakarta Resmi Ditiadakan Mulai Hari Ini, Simak Aturannya
- Bacaan Niat Puasa Ramadan Sebulan Penuh, Kapan Waktu yang Tepat untuk Membacanya?
- Menkeu Purbaya Pastikan THR ASN Rp55 Triliun Cair Awal Ramadan
- LIVE STREAMING: Sidang Isbat Penentuan 1 Ramadan 2026
- Pemerintah Puasa Tanggal Berapa? Cek Link Live Streaming Hasil Sidang Isbat 1 Ramadan 2026
Pilihan
-
Warga Boyolali Gugat Gelar Pahlawan Soeharto, Gara-gara Ganti Rugi Waduk Kedungombo Belum Dibayar
-
Persib Bandung Gugur di AFC Champions League Meski Menang Tipis Lawan Ratchaburi FC
-
KPK akan Dalami Dugaan Gratifikasi Jet Pribadi Menag dari Ketum Hanura OSO
-
7 Fakta Viral Warga Sumsel di Kamboja, Mengaku Dijual dan Minta Pulang ke Palembang
-
Hasil Investigasi: KPF Temukan Massa Suruhan di Aksi Penjarahan Rumah Sahroni Hingga Uya Kuya
Terkini
-
Jalan Lingkar Sumbing Wonosobo Resmi Beroperasi, Dongkrak Ekonomi Tani dan Wisata Pegunungan
-
Eks Menkumham hingga Ketua MK Ajukan Amicus Curiae Bela Tian Bahtiar, Singgung Kebebasan Pers
-
Putus Rantai Stunting, PAM JAYA Bekali Ibu di Jakarta Edukasi Gizi hingga Ketahanan Air
-
KPK akan Dalami Dugaan Gratifikasi Jet Pribadi Menag dari Ketum Hanura OSO
-
SBY Bawakan Lagu Hening di Perayaan Imlek Demokrat: Izinkan Seniman Ini Bicara
-
Hasil Investigasi: KPF Temukan Massa Suruhan di Aksi Penjarahan Rumah Sahroni Hingga Uya Kuya
-
KPK Minta Menag Nasaruddin Umar Klarifikasi Jet Pribadi OSO: Jangan Tunggu Dipanggil
-
Munculnya Grup WhatsApp KPR-Depok hingga Pasukan Revolusi Jolly Roger Sebelum Aksi Demo Agustus 2025
-
Latih Operator Dinsos Cara Reaktivasi BPJS PBI, Kemensos Pastikan Pengajuan Bisa Sehari Selesai
-
Respons Teror ke Ketua BEM UGM, Mensesneg: Kritik Sah Saja, Tapi Kedepankan Adab Ketimuran