Suara.com - Kelompok Forsa alias Fans of Rhoma and Soneta di Jakarta menarik dukungan dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), setelah partai berlambang bola dunia itu resmi mendukung pencalonan Joko Widodo (Jokowi) sebagai calon presiden.
Sikap PKB otomatis menutup jalan Rhoma untuk bertarung sebagai calon presiden seperti sebelumnya digembar-gemborkan PKB sebelum pileg.
Untuk melampiaskan kekecewaannya, pendukung Bang Haji, sapaan akrab Rhoma itu, menggunting bendera PKB yang terdapat foto Rhoma dan lambang PKB.
"Mendukung Rhoma Irama menolak koalisi PKB dengan PDIP, karena Joko Widodo, capres PDIP cacat moral dan etika," kata Ketua Forsa, Zainal SP ketika ditemui di RM Saung Joglo, Jl.Raya Joglo, Jakarta Barat, Kamis (15/5/2014)
Zainal juga mengecam keras sikap DPP PKB yang dinilai menghapus peran si “raja dangdut” Rhoma Irama dan pendukungnya dalam kenaikan suara dan kursi PKB pada Pileg 9 April 2014 lalu.
Nama Rhoma Irama dan Mahfud MD sempat digadang-gadang PKB untuk menjadi calon presiden untuk menaikkan daya tawar partai itu. Namun kemarin, Rabu (14/5/2014), PKB dan partai lainnya yakni Nasdem sudah menyatakan diri bergabung dalam gerbong koalisi PDI Perjuangan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Akses KRL ke JIS Sudah Aktif: Ini Rute dan Jam Operasionalnya!
-
Niat ke Lombok Malah Dibuang ke Terminal Bayangan, WNA Uzbekistan Terlunta-lunta Ditipu Taksi Gelap
-
Ungkap Alasan Vonis 8 Tahun Bos Grup BJU Hendarto, Hakim: Hasil Korupsi Dipakai Judi!
-
KPK Incar 'Pemain' Lain di Skandal Korupsi MBG
-
Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!
-
Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir
-
Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI
-
Saling Dorong di Depan DPR! Polisi Paksa Padamkan Simbol 'Kematian' Pemerintah Milik Mahasiswa
-
Karangan Bunga Hitam Putih KDM di HUT Jakarta Curi Perhatian, Ketua DPRD DKI: Unik
-
DPR Bukan Tukang 'Stempel' Pemerintah! Saan Mustopa Kalim Fungsi Kontrol Parlemen Tetap Tajam