Suara.com - Indonesia akan meningkatkan kerja sama dengan Filipina, termasuk dalam menghadapi kejahatan transnasional, penyeludupan perdagangan, maupun pengembangan konektivitas, pengembangan sumber daya laut dan transportasi.
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menegaskan hal itu dalam keterangan pers di Bandara Internasional Halim Perdanakusuma, Jakarta, Kamis (22/5/2014) pagi, sebelum lepas landas menuju Manila.
Dikutip dari laman Setkab.go.id, SBY mengatakan, persahabatan dan kerja sama Indonesia dan Filipina penting. Kedua negara merupakan contoh negara demokrasi di kawasan, dan bisa menyelesaikan delimitasi batas maritim tanpa masalah.
"Kunjungan kenegaraan ini memiliki arti penting karena Filipina adalah mitra dan sahabat dekat Indonesia. Indonesia dan Filipina sama-sama anggota APEC dan organisasi internasional lainnya. Kita sama-sama jadi contoh champions of democracy di kawasan, sama-sama memerangi kejahatan transnasional," ujar Presiden SBY yang melakukan kunjungan kenegaraan hingga Sabtu (24/5/2014).
Neraca perdagangan kedua negara, kata SBY, surplus di pihak Indonesia dengan volume total Rp4,5 triliun. Kunjungan wisatawan Filipina ke Indonesia mencapai 130 ribu orang, sedangkan wisatawan Indonesia ke Filipina 45 ribu. Terdapat pula 2.500 pelajar dan mahasiswa Indonesia yang menimba ilmu di Filipina.
Indonesia, lanjut SBY, juga berkontribusi dalam pencapaian perdamaian di Filipina selatan, serta sama-sama memerangi kejahatan transnasional, dan bekerja sama dalam Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, Phillipines East Asia Growth Area (BIMP-EAGA).
SBY mengatakan peningkatan hubungan kedua negara menjadi tujuan utama kunjungan kali ini. Selain merupakan kunjungan balasan atas kunjungan Presiden Filipina Aquino, juga akan ada penandatanganan kesepakatan zona ekonomi eksklusif kedua negara yang telah dibicarakan sejak 1994.
"Kita juga melakukan negoisiasi, ZEE, landas kontinen sejak 1994, alhamdulillah setelah 20 tahun bisa dirampungkan, kedua negara bisa selesaikan masalah batas maritim ini," pungkas SBY.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- 5 Parfum Indomaret dengan Wangi Segar Tahan Lama, Cocok Dipakai saat Cuaca Panas
- 12 Promo Makanan Hari Kartini 2026, Diskon Melimpah untuk Rayakan Momen Spesial
Pilihan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
-
Garap Kasus Haji, KPK Panggil Ustaz Khalid Basalamah Hari Ini
-
Merantau ke Kota Kecil, Danu Tetap Sulit Cari Kerja: Sampai Melamar Pawang Satwa
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
Terkini
-
Terseret Kasus Korupsi Haji Gus Yaqut, Khalid Basalamah Ngaku Jadi Korban: Kami Sudah Bayar Hotel
-
PRT di Benhil Tewas Usai Lompat dari Lantai 4, Benarkah Karena Majikan Galak?
-
Guru Besar UGM Ingatkan Pemerintah Hati-hati soal Wacana Tarif Selat Malaka
-
Bulog Cetak Rekor Sepanjang Sejarah, Stok Beras Tembus 5 Juta Ton
-
Soroti Doxing dan Persekusi, Prof Ani: Rakyat Belum Bebas dari Rasa Takut
-
Menkeu Mau Pajaki Kapal Selat Malaka, TB Hasanuddin: Bisa Picu Konflik dan Boikot Internasional
-
Geger! 2 PRT di Benhil Nekat Terjun dari Lantai 4, Benarkah Karena Majikan Sadis?
-
GKR Hemas Raih KWP Award 2026: Budaya Bukan Cuma Warisan, Tapi Kekuatan Masa Depan
-
Kritik Penyangkalan Negara, Guru Besar UI Desak Pengakuan atas Tragedi Pemerkosaan Massal 1998
-
KPK Dinilai Lampaui Kewenangan Soal Batas Jabatan Ketum Parpol, DPR: Itu Ahistoris