- Hujan deras sejak Kamis (22/1/2026) menyebabkan banjir meluas, merendam 132 RT dan 22 ruas jalan hingga pukul 20.00 WIB.
- Jakarta Selatan paling parah terdampak, sementara ketinggian air tertinggi mencapai 150 cm di Rawa Buaya, Jakarta Barat.
- Banjir dipicu curah tinggi dan luapan sungai; BPBD mengerahkan personel untuk penyedotan air dan menyiapkan kebutuhan pengungsi.
Suara.com - Hujan deras yang mengguyur wilayah DKI Jakarta sejak Kamis (22/1/2026) pagi menyebabkan banjir meluas di berbagai titik hingga malam hari.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat sebanyak 132 Rukun Tetangga (RT) dan 22 ruas jalan terendam banjir hingga pukul 20.00 WIB.
Jakarta Selatan menjadi wilayah terdampak paling parah dengan total 46 RT tergenang akibat tingginya intensitas hujan. Sementara di Jakarta Barat, banjir merendam 31 RT dengan ketinggian air yang bervariasi di sejumlah kelurahan.
Ketinggian air tertinggi tercatat di Kelurahan Rawa Buaya, Jakarta Barat, yang mencapai 150 sentimeter atau setinggi dada orang dewasa.
Di Jakarta Pusat, sebanyak 27 RT di Kelurahan Karet Tengsin turut terdampak banjir dengan ketinggian air mencapai 70 sentimeter.
BPBD menyebut banjir dipicu curah hujan tinggi yang disertai luapan sejumlah sungai utama, seperti Kali Angke, Kali Krukut, dan Kali Ciliwung.
Selain merendam permukiman warga, banjir juga menggenangi 22 ruas jalan di ibu kota sehingga menghambat mobilitas masyarakat.
Kondisi tersebut memaksa sedikitnya 11 kepala keluarga dengan total 28 jiwa di Kelurahan Kedaung Kali Angke mengungsi ke Masjid Jami Al Khaeer.
BPBD DKI Jakarta telah mengerahkan personel gabungan dari berbagai dinas untuk melakukan penyedotan air dan penanganan genangan.
Baca Juga: Banjir Sebabkan Macet Parah di Jakarta, Polisi Sebut Tiga Titik Paling Krusial Ini
“Mengkoordinasikan unsur Dinas SDA, Dinas Bina Marga, dan Dinas Gulkarmat untuk melakukan penyedotan genangan serta memastikan tali-tali air berfungsi dengan baik bersama lurah dan camat setempat, sekaligus menyiapkan kebutuhan dasar bagi penyintas,” tulis BPBD dalam keterangan resminya.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menargetkan seluruh titik genangan dapat surut dalam waktu singkat. Warga yang tinggal di bantaran sungai diminta tetap siaga dan waspada terhadap potensi kenaikan debit air susulan.
Berita Terkait
-
Banjir Sebabkan Macet Parah di Jakarta, Polisi Sebut Tiga Titik Paling Krusial Ini
-
Banjir Sebetis di Pemukiman Belakang Kantor Wali Kota Jaksel, Selalu Datang Setiap Hujan Deras
-
Banjir Kembali Genangi Pasar Cipulir
-
JATAM: Negara Lindungi Korporasi Terafiliasi Elite di Balik Bencana Sumatra
-
Update Terkini Banjir Jakarta: 80 RT Terendam, Jaksel Paling Parah, Ini Daftar 23 Jalan Lumpuh
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
- Tak Terima Dideportasi, WNA Cina di Sumsel Bongkar Dugaan Kejanggalan Proses Imigrasi
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- 5 Rekomendasi HP All Rounder 2026, Spek Canggih, Harga Mulai 2 Jutaan
Pilihan
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
-
Garap Kasus Haji, KPK Panggil Ustaz Khalid Basalamah Hari Ini
Terkini
-
Batch I Magang Nasional Berakhir, Kemnaker Genjot Sertifikasi dan Penempatan Kerja
-
5 Fakta Wacana Indonesia Pajaki Kapal yang Melintas di Selat Malaka, Negara Tetangga Gusar
-
Ekspresi Trump Lihat Bocah Nyeker dan Tidur Santai di Ruang Oval, Anak Siapa Tuh?
-
Pembatasan Masa Jabatan Ketum Parpol Dinilai Krusial Perbaiki Demokrasi
-
Israel Bersiap Lawan Iran Lagi, Menanti Restu dari AS
-
Dua Hari Berturut, Langit Kelapa Gading Tercemar Asap Kebakaran Sampah
-
Momen Saling Puji PM Thailand dengan Menlu China: Kamu Tampan, Kamu Juga!
-
DPR Murka, Debt Collector Gunakan Ambulans dan Damkar untuk Tagih Utang
-
Iran Kecam Usulan Italia Gantikan Posisi Timnas di Piala Dunia 2026: Kebangkrutan Moral
-
Tarif Rp1 Bikin Transjakarta Diserbu, Penumpang Membludak di Kampung Rambutan