- Juru Bicara PDIP Guntur Romli menyatakan kedekatan Megawati dan Prabowo tidak pengaruhi sikap politik partai terkait pilkada.
- Hubungan personal elite politik tidak menyamakan atau menggugurkan kedaulatan serta prinsip politik masing-masing partai.
- PDIP menunjukkan sikap politik tegas dan konsisten, termasuk menolak wacana pilkada tidak langsung pasca kekalahan Pilpres.
Suara.com - Juru Bicara DPP PDI Perjuangan (PDIP) Guntur Romli menegaskan bahwa kedekatan personal antara Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dan Presiden Prabowo Subianto tidak akan memengaruhi sikap politik partainya, termasuk dalam menyikapi wacana pemilihan kepala daerah (pilkada) tidak langsung.
Menurut Guntur, hubungan personal tidak bisa disamakan dengan sikap dan prinsip politik masing-masing partai.
“Kedekatan personal antara Ibu Megawati dengan Presiden Prabowo itu tidak menyebabkan soal akan berubah sikap. Soal pribadi, soal personal, kita sama-sama dekat,” kata Guntur dalam sebuah diskusi di Jakarta, Kamis (22/1/2026).
Ia menegaskan bahwa baik Megawati maupun Prabowo, yang sama-sama menjabat sebagai ketua umum partai politik, memiliki kedaulatan dan prinsip politik masing-masing.
“Soal kedaulatan masing-masing partai politik, Pak Prabowo ketua umum partai politik, Ibu Megawati ketua umum partai politik, dan masing-masing berdaulat, masing-masing punya prinsip. Itu tidak saling menegasikan,” imbuhnya.
Guntur menegaskan PDIP memiliki sikap politik yang berdiri sendiri dan tidak ditentukan oleh relasi personal antarelite politik.
Ia kemudian menyinggung dinamika politik pasca-Pilpres, ketika muncul spekulasi bahwa PDIP akan bergabung ke dalam pemerintahan setelah pasangan yang diusungnya, Ganjar Pranowo–Mahfud MD, kalah dalam kontestasi pemilihan presiden.
“Kalau kita lihat sejak awal, ketika pilihan presiden Mas Ganjar–Prof Mahfud kalah, kemudian ada spekulasi PDIP Perjuangan akan masuk ke pemerintah. Sampai saat ini tidak terjadi,” kata Guntur.
Menurutnya, hal tersebut menunjukkan adanya sikap politik yang tegas dari Megawati sebagai Ketua Umum PDIP.
Baca Juga: Top Skor Sementara Proliga 2026 Putri Usai Seri Medan: Megawati Hangestri Tembus 10 Besar
“Artinya, ada sikap-sikap tegas yang dipilih oleh Ibu Megawati. Jadi politik penyeimbang,” ujarnya.
Guntur menambahkan, sikap tegas PDIP juga tercermin dalam sejumlah isu lain yang dinilai prinsipil dan tidak bisa ditawar.
“Misalnya kasus pilkada tidak langsung, atau penolakan kami terhadap Soeharto sebagai pahlawan. Itu sikap tegas yang tidak bisa ditawar, meskipun kemudian dituduh anti-rekonsiliasi,” pungkasnya.
Sikap tersebut menegaskan posisi PDIP yang tetap konsisten menolak wacana pilkada tidak langsung, meski sejumlah partai politik lain, termasuk Partai Gerindra, menyatakan dukungan terhadap perubahan mekanisme pemilihan kepala daerah tersebut.
Tag
Berita Terkait
-
Top Skor Sementara Proliga 2026 Putri Usai Seri Medan: Megawati Hangestri Tembus 10 Besar
-
Resmi Gabung Dewan Perdamaian Besutan Trump, Prabowo Ungkap Harapan dan Tujuan Indonesia
-
Prabowonomics Bakal Menggema di WEF Davos, Visi Ekonomi RI Setelah 10 Tahun Absen
-
Membedah Potensi Gangguan Asing terhadap Kondusivitas Negara
-
Laporan Suara.com dari Davos: Prabowo Tiba, Didit dan Gusti Bhre Mampir ke Paviliun Indonesia
Terpopuler
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
- 34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari: Sikat TOTY 115-117 dan 20.000 Gems
- Deretan Mobil Bekas 80 Jutaan Punya Mesin Awet dan Bandel untuk Pemakaian Lama
- Jadwal M7 Mobile Legends Knockout Terbaru: AE di Upper, ONIC Cuma Punya 1 Nyawa
Pilihan
-
Rumor Panas Eks AC Milan ke Persib, Bobotoh Bersuara: Bojan Lebih Tahu Kebutuhan Tim
-
Ekonomi Tak Jelas, Gaji Rendah, Warga Jogja Berjuang untuk Hidup
-
Rebut Hadiah Berlimpah! Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak Potensi Daerah
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
Terkini
-
Malam Ini, Banjir Jakarta Sudah Rendam Lebih dari 100 RT
-
Banjir Sebabkan Macet Parah di Jakarta, Polisi Sebut Tiga Titik Paling Krusial Ini
-
Pasutri Bandar Narkoba Dibekuk, Polda Metro Jaya Sita 1,2 Kg Sabu dan Ribuan Ekstasi
-
Banjir Sebetis di Pemukiman Belakang Kantor Wali Kota Jaksel, Selalu Datang Setiap Hujan Deras
-
Resmi Gabung Dewan Perdamaian Besutan Trump, Prabowo Ungkap Harapan dan Tujuan Indonesia
-
Keluhan Wali Murid di SD Negeri: Ketika Les Berbayar Jadi Beban Psikologis Anak
-
Prabowonomics Bakal Menggema di WEF Davos, Visi Ekonomi RI Setelah 10 Tahun Absen
-
JATAM: Negara Lindungi Korporasi Terafiliasi Elite di Balik Bencana Sumatra
-
SBY Khawatir PD III, Pakar UMY Beberkan Bahaya Nyata yang Mengintai Indonesia
-
Update Terkini Banjir Jakarta: 80 RT Terendam, Jaksel Paling Parah, Ini Daftar 23 Jalan Lumpuh