Suara.com - Penyidik Polda Metro Jaya tidak mengajukan cegah tangkal atau cekal terhadap tersangka pelaku kejahatan seksual di Playgroup Saint Monica, Sunter, Jakarta Utara, dengan alasan masih bisa diajak kerjasama dan mudah saat dipanggil untuk diperiksa.
Tersangka pelecehan seksual S, yang juga guru tari di Saint Monica masih bisa melakukan aktivitas seperti biasanya dan bepergian kemanapun.
"Kita tidak melakukan pencekalan terhadap pelaku, karena dia masih kooperatif dan juga masih ada di sekolah tersebut," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Rikwanto di Mapolda, Kamis (22/5/2014).
S yang sudah menjalani pemeriksaan, bakal dipanggil kembali pekan depan oleh penyidik untuk dimintai keterangan lanjutan.
Pada pemeriksaan sebelumnya S tidak pernah mau mengakui tudingan tindak kejahatan seksual yang diduga dilakukan olehnya kepada korban yang juga muridnya L (3,5). Itulah sebabnya kepolisian akan menggunakan alat pendeteksi kebohongan.
"Pemeriksaan terhadap terlapor sudah dilakukan, tapi tidak mengakui tindakan pelecehan terhadap korban. Minggu depan akan diperiksa pakai lie detector," jelas Rikwanto.
Sejauh ini polisi juga baru memeriksa empat saksi untuk mengungkap aksi pelecehan yang diduga lagi terjadi di ruang kelas saat korban mengikuti ekskul tari.
Peristiwa pelecehan seksual ini terjadi sejak enam bulan lalu di Playgroup Santa Monica Sunter, Jakarta Utara. Sang korban, L sudah tidak lagi ke sekolah sejak April 2014 lalu karena trauma.
Untuk menyelidiki kasus ini, pihak Komisi Perlindungan Anak Indonesia(KPAI) juga sudah memantau sekolah dan memanggil kepala sekolah.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
Banjir Jakarta, Sekitar 1.600 Warga Masih Mengungsi hingga Selasa Pagi
-
Jakarta Masih Dikepung Banjir Pagi Ini, 28 RT dan 6 Ruas Jalan Tergenang Air
-
Hujan Masih Akan Guyur Seluruh Jakarta Hari Ini
-
Modus Paket Online, Polisi Gagalkan Peredaran Vape Narkotika di Jakbar
-
Tolak Wacana Pilkada Lewat DPRD, PDIP Intens Lobi Partai Lain di Parlemen
-
Demo di Komdigi, Massa Minta Takedown Mens Rea di Netflix dan Ancam Lanjutkan Aksi ke Polda Metro
-
Nyumarno Diperiksa KPK Terkait Kasus Suap Ijon Proyek Bupati Bekasi Nonaktif Ade Kunang
-
Registrasi Akun SNPMB 2026 dan Jadwal Pelaksanaan SNBP Terbaru
-
Siapa Sebenarnya Pelapor Pandji? Polisi Usut Klaim Atas Nama NU-Muhammadiyah yang Dibantah Pusat
-
Langit Jakarta 'Bocor', Mengapa Modifikasi Cuaca Tak Digunakan Saat Banjir Melanda?