Tentara Thailand berjaga di Army Club, tempat militer mengumumkan kudeta. (Reuters/Damir Sagolj)
Suara.com - Militer Thailand memerintahkan demonstran dari berbagai faksi politik yang berseberangan untuk pulang ke rumah masing-masing. Militer berjanji menyediakan transportasi bagi mereka untuk meninggalkan lokasi aksi.
Perintah itu disampaikan oleh wakil juru bicara militer Winthai Suvaree dalam sebuah pernyataan di televisi.
Menurut pantauan juru foto Reuters, sebagian besar demonstran "Kaos Merah" yang pro-pemerintah sudah meninggalkan lokasi demo di tepian Kota Bangkok bagian barat. Sebaliknya, menurut keterangan dari juru foto Reuters lainnya, demonstran anti-pemerintah yang berkumpul di pusat kota, tidak meninggalkan tempat aksi secara bergerombol. (Reuters)
Komentar
Berita Terkait
-
Militer Batasi Siaran Televisi dan Radio Thailand
-
Menyusul Kudeta, Militer Thailand Berlakukan Jam Malam di Seluruh Negeri
-
Paksa Demonstran Bubar, Tentara Thailand Lepaskan Tembakan Peringatan
-
Demonstran "Kaos Merah" Thailand Tolak Bubarkan Aksi
-
Militer Thailand Bubarkan Demonstran Pro dan Anti-Pemerintah
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Polisi Klarifikasi Dugaan Prostitusi Sesama Jenis di Tambora: Bukan Prostitusi, Tapi Suka Sama Suka
-
Iran Siapkan Cara Baru Bikin Israel Makin Sengsara
-
Indonesia Menuju 300 Juta Penduduk, Siapkah Negara Menghadapinya?
-
Dasco Sebut Tak Ada Pembatasan Pembelian Pertalite dan Pertamax: Stok BBM Kita Cukup
-
Terungkap! Motif Keji Pembunuhan Mayat dalam Freezer di Bekasi, Gara-gara Tolak Ajakan Merampok
-
BGN Tegaskan 93 Persen Anggaran MBG Langsung untuk Masyarakat, Bantah Isu Dana Rp335 Triliun
-
Kasus Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus, Polisi Belum Temukan Keterlibatan Warga Sipil
-
DPR Apresiasi Pemerintah Tak Naikkan Harga BBM, Dasco: Masyarakat Jangan Panik dan Menimbun
-
Polisi Ungkap Motif di Balik Pembunuhan dan Mutilasi Karyawan Ayam Goreng di Bekasi
-
Pasukan Penerjun Payung Amerika Tiba di Timur Tengah, Skenario Operasi Darat ke Iran