Suara.com - Mendekati pemilihan presiden 9 Juli mendatang, manuver politik dua pasang calon presiden makin kencang. Dukung mendukung sejumlah tokoh ke pasangan calon presiden - wakil presiden diumbar ke publik, agar mendapat perhatian luas.
Seperti yang terjadi di kubu calon presiden Joko Widodo - Jusuf Kalla yang dicalonkan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Partai Kebangkitan Bangsa, Partai Nasdem dan Hanura terus menggalang kekuatan dengan menggandeng tokoh nasional, selebritas hingga publik figur lainnya. Selain dukungan penuh dari partai koalisi, dukungan mulai mengalir dari partai lain, termasuk peserta konvensi Partai Demokrat.
Setelah peserta konvensi Anies Rasyid Baswedan memberikan dukungan, kali ini giliran Dahlan Iskan, pemenang konvensi Partai Demokrat memberikan dukungan kepada pasangan Jokowi - JK.
Seperti diunggah di akun twiter @Pak_JK, dukungan Dahlan Iskan yang juga Menteri BUMN ke pasangan Jokowi - JK disampaikan Dahlan Iskan saat melakukan pertemuan singkat dengan Jusuf Kalla di ruang tunggu Bandara Sepinggan, Balikpapan, Sabtu, (24/5/2014). JK saat itu sedang transit ke Samarinda menghadiri undangan Muhammadiyah.
"Tadi saya sempat bertanya langsung ke Pak Dahlan Iskan, apakah akan mendukung duet Jokowi-JK? Secara lugas dijawab, siap mendukung," ujar JK.
Seperti diketahui, Dahlan adalah pemenang konvensi calon presiden Partai Demokrat. Namun karena perolehan suara pemilihan legislatif di bawah target, membuat partai yang didirikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ini gagal mengajukan calon presiden.
Berita Terkait
-
Prabowo Sedang Gali Kubur Kapitalisme, Tapi Dihalangi 'Musuh dalam Selimut'
-
Dahlan Iskan dan Nany Widjaja Resmi Tersangka Kasus Penggelapan dan Pemalsuan, Ini Versi Jawa Pos
-
Direktur Jawa Pos: Sengketa Hukum dengan Dahlan Iskan Murni Persoalan Aset
-
Kini Jadi Tersangka, Dahlan Iskan Sempat Minta Kasus Dugaan Ijazah Palsu Jokowi Dihentikan
-
Gurita Bisnis dan Harta Fantastis Dahlan Iskan: Ironi di Tengah Status Tersangka Penggelapan
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Mencekam! Gempa Dahsyat M 7,1 Guncang Venezuela, Peringatan Berpotensi Tsunami Dikeluarkan
-
Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini: Siap-siap Hujan di Wilayah Selatan dan Timur
-
Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger
-
Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global
-
Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun
-
Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Cecar Eks Dirjen PHU Hilman Latief Soal Modus Bagi-bagi 50 Persen
-
Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan! Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan
-
Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar
-
3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?
-
Sasaran Turis Bali! 18 Kg Ganja Asal Amerika-Rusia Diselundupkan Lewat Trik Kompartemen Koper