Suara.com - Amerika Serikat (AS) membatalkan latihan militer gabungan dengan Thailand. Pembatalan itu disampaikan oleh Departemen Pertahanan AS menyusul kudeta militer yang terjadi di negeri gajah putih tersebut.
Lewat pembatalan tersebut, AS mencoba menunjukkan ketidaksenangannya terhadap kudeta militer di Thailand. Melalui pernyataanya, Pentagon membatalkan latihan tahunan kedua negara yang dinamakan Cooperation Afloat Readiness and Training (CARAT).
Tak hanya itu, AS juga membatalkan kunjungan Laksamana Komandan Armada Pasifik Harry Harris ke Thailand. Undangan bagi Jenderal Angkatan Bersenjata Kerajaan Thailand ke Komando Pasifik AS pun urung diberikan.
Pentagon kabarnya juga akan meninjau kembali latihan tahunan Cobra Gold yang selama ini sudah dilangsungkan.
Beberapa bentuk kerjasama lain juga dihentikan. Salah satunya adalah program pelatihan senjata yang dijadwalkan diadakan pada hari Senin. Rencana kunjungan polisi Thailand ke fasilitas Badan Intelijen AS (FBI) pada Juni mendatang juga dibatalkan.
Terkait kudeta dan berbagai langkah yang diambil militer Thailand, AS menyerukan agar militer membebaskan sejumlah tokoh politik yang ditahan. Militer juga diminta untuk mencabut pembatasan pada media serta mengembalikan kekuasaan pada sipil. (Reuters)
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?
-
Filosofi Baru Oscar Bruzon Mulai Menggila, Pemain Bhayangkara FC Dipaksa Beradaptasi
-
Polda DIY Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul
-
Puji Target Defisit Turun di RAPBN 2027, Habib Idrus Tetap Minta Keberpihakan pada Usaha Kecil
-
Ingin Setia: Debut Aziz Padurasta yang Meleburkan Reggae, Rock, dan Punk
-
Tren Botox Meningkat, Ini Pentingnya Memastikan Perawatan Dilakukan Sesuai Standar Medis
-
Sadar Kebijakan Tak Bisa Bahagiakan Semua Pihak, Rudy Susmanto Janji Terus Pembenahan di Bogor
-
Judi Online Kamboja Pakai Pulsa Buat Transaksi Rp890 M, 8 Markasnya Digerebek Bareskrim
-
Dasco Bicara Soal Rencana Dwikewarganegaraan Terbatas, Fasilitasi Diaspora Potensial
-
1.584 Personel Pasukan Gabungan Gelar Apel Kebangsaan di Bogor, Ada Apa?