News / Nasional
Senin, 26 Mei 2014 | 09:54 WIB
Joko Widodo (Jokowi) dan Jusuf Kalla (JK) ketika bersiap ke RSPAD (22/5/2014). [Suara.com/Bagus Santosa]

Suara.com - Sekretariat Nasional (Seknas) Jokowi Sumatera Barat menargetkan 55 persen suara untuk pasangan calon Presiden dan calon Wakil Presiden Joko Widodo dan Jusuf Kalla (Jokowi-JK) pada Pemilihan Presiden.

"Kita pasang target yang realistis saja," kata Presedium Seknas Jokowi Sumbar, Yogi, di Padang, Senin (26/5/2014).

Dia menjelaskan, saat ini anggota Seknas Jokowi Sumatera Barat sebanyak 175 orang dan sudah terbentuk di enam kabupaten yaitu Padang Pariaman, Payakumbuh, Agam, Bukittinggi, Limapuluh Kota, dan Padang.

"Diperkirakan jumlah anggota akan terus bertambah, sedangkan untuk deklarasi seknas lainnya akan dilakukan dalam rentang waktu satu minggu kedepan," ungkapnya.

Seknas Jokowi Sumatera Barat juga telah mempersiapkan tim yang akan meluruskan isu-isu miring tentang Jokowi yang selama ini beredar di berbagai media sosial.

"Kita akan meluruskan isu-isu sara yang mengatakan Jokowi itu Cina, Jokowi non muslim serta isu apa saja yang terkait sara. Kami tidak untuk menyerang pasangan calon lain namun meluruskan soal isu tersebut,” ujar Yogi lagi.

Sementara itu ditempat terpisah Kepala Bidang Pengawasan Bawaslu Sumbar, Surya Efrimen menyatakan, Bawaslu meminta seluruh jajaran tim sukses Capres/Cawapres tidak melakukan kampanye hitam termasuk saling menghujat dan mengeluarkan isu yang menyakut SARA dan fitnah.

"Walaupun sekarang belum masuk dalam masa kampanye Capres/Cawapres, namun seluruh Tim Sukses saling menjaga tidak melakukan kampanye hitam," katanya.

Ia menjelaskan, soal larangan kampanye hitam sudah diatur dalam UU Nomor 42 Tahun 2008 Tentang Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden. Bentuk-bentuk penghinaan yang dilakukan terhadap bakal Capres akan masuk ke ranah pidana umum jika ada laporan pengaduan. (Antara)

Load More