Suara.com - Walikota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diani yang juga istri terdakwa Tubagus Chaeri Wardana (Wawan) terlihat tegar saat mendampingi suaminya menjalani sidang lanjutan kasus Suap Sengketa Pilkada Lebak, Banten, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta.
Airin mengaku ikhlas dengan tuntutan yang ditimpakan kepada suaminya dan selalu berharap agar nantinya ada keputusan yang adil.
"Ini hidup mesti di jalani, mesti dihadapin, mesti ikhlas dan yakinkan keputusan terbaik keputusan Allah dan kita berharap yg seadil-adilnya," kata Airin seusai persidangan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin (26/5/2014).
Airin yang juga adik ipar Gubernur Banten non aktif Atut Choisiyah itu sempat terlihat serius mendengarkan semua tudingan yang ditujukan jakasa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) buat Wawan.
Wawan dianggap terbukti menyuap bekas Ketua Mahkamah Konstitusi Akil Mochtar sebesar Rp 1 miliar terkait penanganan sengketa Pilkada Lebak, Banten.
Dia juga disebut-sebut iktu memberi hadiah Rp 7,5 miliar, masih untuk Akil buat mengamankan pasangan Atut-Rano Karno sebagai pemenang pemilukada Banten pada 2011.
Selain dituntut 10 tahun penjara, Wawan juga dikenakan denda Rp250 juta subsider tiga bulan penjara.
"Terbukti secara sah dan menyakinkan melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama sebagaimana diancam pidana pasal 6 ayat (1) huruf a UU Tipikor jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP dalam dakwaan kesatu. Dan diancam pidana Pasal 13 UU Tipikor jo Pasal 64 ayat (1) KUHP sebagaimana dalam dakwaan kedua," kata Jaksa Tri Mulyono.
Berita Terkait
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
-
Negara Tetangga RI Mulai Alami Krisis BBM
-
Danantara Tunjuk Teman Seangkatan Menko AHY di SMA Taruna Nusantara jadi Bos PT Pos
-
Kronologi Kecelakaan Bus vs Minibus di Pekanbaru, Tewaskan Bocah Perempuan
Terkini
-
Meski Masih WFA, Gus Ipul Temukan 2.708 ASN Kemensos Alpa
-
Normalisasi Sungai Terdampak Bencana Jadi Prioritas Satgas PRR
-
Sembari Menunggu Data Rampung, Pemerintah Percepat Penyaluran Bantuan Pemulihan Sumatera
-
Namanya Dicatut dalam Isu Sensitif, Menteri HAM Pigai Pertimbangkan Tempuh Jalur Hukum
-
Kasus Korupsi Kuota Haji, KPK Kuliti Peran Gus Yaqut dan Gus Alex
-
Ketua Satgas Dorong Percepatan Pemulihan Bencana Sumatra melalui Sinergi Antar Daerah
-
WN Irak Bunuh Cucu Mpok Nori di Cipayung, Terancam Penjara Seumur Hidup
-
Jeritan Pengelola Terminal Kalideres: Kalah Telak dari Terminal Bayangan, Rugi Hingga Miliaran!
-
Diperiksa 3 Jam, Eks Menag Gus Yaqut Ogah Beberkan Materi Pemeriksaan: Saya Capek
-
Polisi Ringkus Direktur dan Manajer Operasional White Rabbit Usai Terlibat Peredaran Ekstasi