Suara.com - Bakal calon presiden (capres) Prabowo Subianto dan cawapres Hatta Rajasa mendapatkan dukungan dari sejumlah besar guru besar emeritus dan cendekiawan Indonesia. Dukungan tersebut diungkapkan melalui sebuah acara deklarasi di Balai Kartini, Jakarta, Selasa (27/5/2014).
Juliana Wahid selaku Ketua Panitia Acara mengatakan, deklarasi yang dihadiri sekitar 56 guru besar emeritus dan ratusan cendekiawan itu, sengaja digelar guna mendukung pasangan capres dan cawapres Prabowo-Hatta untuk Pilpres 9 Juli mendatang. Ia juga mengatakan, Indonesia membutuhkan Presiden yang berani, sehingga kalangan intelektual itu bersepakat bahwa pasangan Prabowo-Hatta memiliki ketegasan yang dibutuhkan, cerdas, serta disegani dunia.
"Kita support beliau, dan menguatkan bahwa kita dari cendekiawan dan guru besar mendukung beliau. Kita butuh pemimpin yang tegas, cerdas, dan disegani dunia," kata Juliana, saat ditemui di Balai Kartini, Jakarta Selatan.
Lebih jauh, Juliana mengatakan bahwa dukungan untuk Prabowo-Hatta ini tak hanya berasal dari Jakarta saja, namun juga akan mengalir hingga seluruh Nusantara. Dikatakannya, sekitar 1.000 guru besar emeritus dan cendekiawan akan turut mendukung pasangan Prabowo-Hatta.
"Ada 1.000 guru besar dari seluruh Indonesia. Besok (deklarasi) di Bandung, kemudian Riau, Aceh, Kendari. Setelah itu masuk ke seluruh kabupaten dan desa," ujarnya menjelaskan.
Berita Terkait
-
Tepis Isu Intimidasi, Dudung Sebut Presiden Prabowo Terbuka pada Kritik: Jangan Dipelintir!
-
Satgas PKH Setor Rp10,27 Triliun dan 2,37 Juta Hektare Lahan Hutan ke Negara
-
Prabowo Bangga, Gaji Hakim RI Naik 280 Persen dan Kini di Atas Malaysia
-
Prabowo Tantang Satgas PKH: Takut Bandit atau Berani Bela Rakyat?
-
Bongkar Modus Birokrat 'Kickback' Perizinan, Prabowo Mau Efisiensi Izin 2 Tahun jadi 2 Minggu
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Babak Baru Korupsi DJKA: KPK Telusuri Aliran Dana dari Sudewo ke Eks Staf Ahli Menhub
-
LCC MPR Diulang, Gibran Beri Tips Debat ke Siswi SMAN 1 Pontianak yang Viral
-
Asyik Main Game dan Merokok Saat Rapat, Anggota DPRD Jember Disidang Gerindra Besok
-
Tuding MPR Hanya Ingin Selamatkan Citra, FSGI: Anak Bakal Jadi Korban Jika Final LCC Kalbar Diulang
-
Bisik-bisik Trump Saat Salaman Erat dengan Xi Jinping, Pakar Etika Bilang Begini
-
Hantavirus Strain Andes Bisa Menular Antar Manusia, Tapi Harus Kontak Erat dan Lama
-
Pesan Xi Jinping Saat Bertemu Donald Trump, Singgung Hubungan China dan AS
-
Dinkes DKI Ungkap Penyebab Keracunan 252 Siswa Usai Santap MBG di 3 SDN Kawasan Cakung
-
Bukan Solusi! FSGI Sebut jika Final LCC 4 Pilar MPR Diulang Berdampak Psikis dan Berpotensi Digugat
-
Penjelasan Nadiem Soal Harta Naik Rp4,87 Triliun: Itu Nilai IPO GoTo, Bukan Korupsi Chromebook