Suara.com - Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon menyangkal kalau pasangan capres cawapres jagoannya Prabowo Subianto-Hatta Rajasa meniru gaya berpakaian yang digunakan Joko Widodo (Jokowi )-Jusuf Kalla (JK), dengan kemeja putih polos.
Dalam akun twitternya di @fadlizon yang dikutip suara.com, Rabu (28/5/2014), Fadli Zon menyampaikan kalau kemeja putih polos sudah lama digunakan oleh Prabowo, jauh sebelum berhadapan dengan Jokowi di ajang Pilpres 2014.
Prabowo sudah menggunakan kemeja putih setahun sebelum Pilpres 2009.
“Rupanya @jokowi_do2 kurang informasi. Baju putih itu seragam @Gerindra Sejak 2008. Jd Sejak itu @Prabowo08 pakai baju putih. Siapa jiplak?” tulis Fadli.
Dia juga sempat menyindir Jokowi lagi soal capres petugas partai. Fadli juga menuliskan dua kategori capres.
“Cuma ada dua capres: capres mandiri pilihan rakyat atau capres PETUGAS PARTAI. Pilihan mudah, Insya Allah!” tulisnya lagi.
Sebelumnya terkait soal seragam, Jokowi-JK merilis corak pakaian yang berbeda sebagai identitas baru yang bakal digunakan hingga Pilpres 9 Juli 2014 mendatang.
Identitas corak pakaian berbeda itu dikenakan oleh keduanya sejak kemarin, Selasa (27/5/2014), saat menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) II Partai Nasional Demokrat (Nasdem) di Hotel Mercure, Jakarta, Selasa (26/5/2014).
Jokowi memilih baju kemeja bercorak kotak-kotak, sementara JK menggenakan kemeja putih polos.
Dia mengungkapkan alasan menukar seragamnya yang semula kemeja putih karena ditiru pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa.
“Kemarin kan kita pakai putih putih, eh di sana itu juga pakai putih-putih. Trend setternya itu kita sebenernya,” seru Jokowi saat mengawali pidato.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- Bedak Apa yang Bikin Muka Glowing? Ini 7 Rekomendasi Andalannya
- 7 Sepatu Running Adidas dengan Sol Paling Empuk dan Stabil untuk Pelari
Pilihan
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
-
Liburan Keluarga Berakhir Pilu, Bocah Indonesia Ditabrak Mati di Singapura
-
Viral Oknum Paspampres Diduga Aniaya Driver Ojol di Jakbar, Dipicu Salah Titik dan Kata 'Monyet'
-
Hasil Rapat DPR: Pasien PBI BPJS Tetap Dilayani, Pemerintah Tanggung Biaya Selama 3 Bulan
-
OJK Bongkar Skandal Manipulasi Saham, PIPA dan REAL Dijatuhi Sanksi Berat
Terkini
-
Dharma Pongrekun Soal Virus Nipah: Setiap Wabah Baru Selalu Datang dengan Kepentingan
-
Di Persidangan, Noel Sebut Purbaya Yudhi Sadewa 'Tinggal Sejengkal' ke KPK
-
Rano Karno Ungkap Alasan Jalan Berlubang di Jakarta Belum Tertangani Maksimal
-
Percepat Pemulihan Pascabencana Sumatra, Mendagri-BPS Bahas Dashboard Data Tunggal
-
Ironi 'Wakil Tuhan': Gaji Selangit Tapi Masih Rakus, Mengapa Hakim Terus Terjaring OTT?
-
Gus Ipul Tegaskan Realokasi PBI JKN Sudah Tepat
-
Skandal Suap DJKA: KPK Dalami Peran 18 Anggota DPR RI Periode 2019-2024, Ini Daftar Namanya
-
Kabar Baik! Istana Percepat Hapus Tunggakan BPJS Triliunan, Tak Perlu Tunggu Perpres?
-
Gus Ipul Tegaskan Percepatan Sekolah Rakyat Nias Utara Prioritas Utama Presiden Prabowo
-
Survei IPI: Sjafrie Sjamsoeddin Hingga Purbaya Masuk Bursa Bakal Capres 2029