Suara.com - Juru Bicara Tim Kampanye Nasional pasangan capres cawapres Joko Widodo (Jokowi)-Jusuf Kalla (JK), Hasto Kristiyanto mengklaim, Jokowi tidak menolak untuk membuat konrak politik dengan para korban tragedi lumpur Lapindo.
“Sebagai pemimpin memang untuk memenuhi rahapan rakyat. Pak Jokowi siap memberikan komitmennya,” terang Hasto saat dihubungi suara.com melalui telepon, Kamis (29/5/2014).
Menurut Hasto, jika nanti terpilih sebagai presiden pada laga Pilpres 9 Juli 2014, Jokowi akan menawarkan solusi konkrit buat untuk para korban lumpur Lapindo, salah satunya lewat kebijakan fiskal yang tepat.
“Akan ada alokasi dana untuk itu. Pak Jokowi akan menyelesaikan masalah tanpa masalah,” seru Hasto.
Dia juga menekankan soal kesulitan yang kini dihadapi para korban karena persoalan sistem sosial dan budaya warga korban yang kini tidak lagi bisa tinggal di tempat mereka.
“Komitmen lebih berpihak kepada korban termajinalkan, karena mereka korban yang terlepas dari sistem budaya dan sosialnya,” tambahnya lagi.
Jokowi sore ini dijadwalkan hadir dalam peringatan delapan tahun tragedi lumpur Lapindo, Sidoarjo, Jawa Timur, yang akan digelar di tanggul penahan lumpur titik 21.
Jokowi meluncur ke Sidoarjo sekaligus menemui para korban setelah berkunjung dari Cirebon dan Bandung, Jawa Barat. Dari sana dia akan melanjutkan perjalanan lagi ke Bali.
Puluhan spanduk bertuliskan “Presidenku Joko Widodo, Jujur Merakyat Sederhana” mewarnai tanggul penahan lumpur di Porong, Sidoarjo, Jawa Timur, menjelang peringatan delapan tahun semburan lumpur Lapindo yang jatuh pada Kamis, 29 Mei 2014.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
Terkini
-
Nasib Pandji Pragiwaksono di Tangan Polisi, Penyelidik Mulai Analisis Barang Bukti Materi Mens Rea
-
Aksi Ekstrem Pasutri Pakistan di Soetta: Sembunyikan 1,6 Kg Sabu di Lambung dan Usus
-
Kasus Isu Ijazah Palsu Jokowi, PSI Desak Polisi Segera Tahan Roy Suryo Cs
-
60 Ton Sampah Menggunung, Pemprov DKI Janji Pasar Induk Kramat Jati Bersih dalam 5 Hari
-
Sinyal Bahaya Demokrasi, Lakso Anindito Sebut KUHP Baru Berpotensi Hidupkan Rezim Otoritarian Orba
-
KPK Sempat Terbelah dan Ragu Jadikan Yaqut Tersangka Korupsi Haji?
-
Lakso Anindito Prediksi Gelombang Praperadilan Koruptor Akibat KUHP Baru
-
Rumah Yaqut 'Dikepung' Aparat, Tamu Diperiksa Ketat Usai Jadi Tersangka Korupsi Haji
-
BNI Hadirkan agen46 hingga Pelosok Kota Bima, Perluas Inklusi Keuangan
-
Indonesia Terpilih jadi Presiden Dewan HAM PBB, Amnesty International Indonesia: Kebanggaan Semu!