Suara.com - Kepolisian Daerah Yogyakarta menetapkan satu orang tersangka dalam kasus penyerangan ibadah Rosario di kediaman Julianus Felicianus, Jalan Kaliurang, Ngaglik, Sleman, Yogyakarta. Juru bicara Kepolisian Daerah Yogyakarta Anny Pudjiastuti mengatakan, satu orang tersangka itu berinisial CH yang berusia 53 tahun.
Kata Anny, penetapan tersangka itu diambil setelah polisi memeriksa yang bersangkutan sejak Jumat lalu. Namun, Anny tidak bisa memastikan motif tersangka menyerang kegiatan ibadah yang dilakukan sejumlah umat Katolik itu.
“Polisi masih terus mendalami kasus ini agar terungkap motif penyerangan. Sejumlah saksi juga telah diperiksa totalnya ada 15 orang. Mereka semua adalah korban dari penyerangan. Jumlah saksi yang diperiksa masih akan terus bertambah,” kata Anny kepada suara.com melalui sambungan telepon, Minggu (1/6/2014).
Anny juga belum bisa memastikan apakah tersangka terkait dengan kelompok ormas tertentu. Sebelumnya, Koordinator Jaringan Antariman Indonesia (JAII) Elga Sarapung yang mengadvokasi kasus korban kasus penyerangan tersebut mengungkapkan, pelaku penyerangan menggunakan jubah.
“Saya tidak tahu apakah mereka itu FPI atau Forum Jihad Islam. Awalnya saya pikir FJI itu pecahan dari FPI tetapi ternyata bukan. Yang pasti mereka mengenakan jubah dan melempar batu hingga pot bunga ke rumah Pak Julius yang tengah melakukan ibadah Rosario bersama sejumlah umat Katolik lainnya,” kata Elsa kepada suara.com.
Sekelompok orang yang menggunakan jubah menyerang rumah Direktur Galang Press, Julius di Jalan Kaliurang, Ngaglik, Sleman, Yogyakarta. Aksi penyerangan yang terjadi Kamis (29/5/2014) malam itu bersamaan dengan ibadah Rosario yang tengah dilakukan Julius dengan sejumlah umat Katolik lainnya.
Koordinator Jaringan Antariman Indonesia (JAII) Elga Sarapung mengatakan, aksi penyerangan terjadi sekitar pukul 19.30 WIB hingga pukul 20.00 WIB. Massa yang mengenakan jubah itu melemparkan berbagai macam barang ke dalam rumah, seperti pot bunga.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
- Lipstik Wardah yang Bagus Apa? Ini 4 Pilihan Paling Tahan Lama untuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
Terkini
-
Tingkatkan Kenyamanan Peserta, BPJS Kesehatan Resmikan Layanan PIONIR di Kantor Cabang Mataram
-
Ulasan Cafe Minamdang: Penyamaran Dukun Palsu Bongkar Aksi Kejahatan
-
Gedung Baru Pemkab Kediri Resmi Difungsikan, Mas Dhito Dorong Optimalisasi Pelayanan Publik
-
Sudaryono Akui Ada Penyelewengan di BGN, Janji Ubah Tata Kelola Berbasis Sistem
-
Adaptasi Doc Martin, Drama Medis Komedi Best Medicine Siap Hadir di Netflix
-
Bawa Baterai "Monster" 9.020 mAh, iQOO Z11 Sanggup Diajak Main MLBB Berapa Jam?
-
Strategi Spektrum XLSMART di Jalur 700 MHz dan 2,6 GHz demi Masa Depan 5G Indonesia
-
Lantik 1.177 Perwira, Prabowo Tegaskan TNI-Polri Adalah Jantung Negara
-
Bus H2 DDF dan Koridor Jakarta-Patimban, Tandai Babak Baru Ekosistem Hidrogen Indonesia
-
Investor Enggan Masuk, Proyek Storage Minyak Nasional Jalan di Tempat