Suara.com - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Ban Ki-moon menyampaikan keprihatinan mendalam terhadap rencana pembangunan permukiman Yahudi oleh Israel di Tepi Barat dan Yerusalem Timur.
Ban menyerukan agar Israel "mempedulikan seruan masyarakat Internasional bagi pembekuan kegiatan permukiman".
"Sekretaris Jenderal sangat prihatin oleh laporan hari ini bahwa Pemerintah Israel telah mengeluarkan tender bagi pembangunan lebih dari 1.400 rumah baru di permukiman di Tepi Barat Sungai Jordan, termasuk di Yerusalem Timur, yang diduduki," kata satu pernyataan dari juru bicara Ban.
Sebelumnya diberitakan, Kementerian Perumahan Israel pada Kamis (5/6/2014) mengumumkan akan segera memasarkan 1.500 rumah baru di kawasan tersebut. Beberapa jam kemudian, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengumumkan akan mencairkan rencana yang sebelumnya dibekukan untuk membangun 1.800 unit rumah baru.
"Sebagaimana telah disampaikan kembali oleh PBB dalam banyak kesempatan, pembangunan permukiman di wilayah pendudukan tidak sah berdasarkan hukum internasional," kata pernyataan tersebut," sambung pernyataan itu.
Pembangunan permukiman Yahudi itu juga menuai kritik dari Pemerintah Amerika Serikat, Inggris, Prancis, dan Uni Eropa. Mereka meminta Israel mengurungkan niat mereka dan memfokuskan perhatian pada perundingan damai dengan Palestina. (Antara/Xinhua)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
Terkini
-
Ketua DPRD Jember: Sekali Lagi Langgar Aturan, Achmad Syahri Otomatis Dipecat
-
Sobary Kritik Cara Prabowo Mengagumi Bung Karno: Kagum, tapi Tak Pahami Political Wisdom-nya
-
KPK Bongkar 3 Perusahaan yang Setor Miliaran ke Oknum Kemnaker demi Urus K3
-
Kapal Migran Indonesia Tenggelam di Malaysia: Korban Tewas Kini 11 Orang, 3 Masih Hilang
-
Gerindra Jatuhkan 'Kartu Kuning' Terakhir ke Achmad Syahri: Saya Taat dan Menyesal
-
Mata Berkaca-kaca, Legislator Gerindra Jember Akui Khilaf Main Game Sambil Merokok saat Rapat
-
Tindak Lanjut Usai Kirab Budaya, KDM Bakal Tata Fasilitas Seni dan Budaya di Jabar
-
Guru Besar UMY Warning Pemerintah: Jangan Nekat Pindah ke IKN Kalau Belum Siap!
-
Peringatan Terakhir! Gerindra Tak Segan Copot Achmad Syahri dari DPRD Jember Usai Viral Merokok
-
Menakar Wacana Dedi Mulyadi: Mungkinkah Jawa Barat Hidup Tanpa Pajak Kendaraan?