Suara.com - Barisan Relawan Jokowi Presiden 2014 (Bara JP) menggalang tanda tangan di atas kain sepanjang 1.000 meter sebagai bentuk dukungan kepada pasangan Jokowi-JK pada Pemilihan Presiden 2014.
Koordinator aksi Wardoyo di Surabaya, mengatakan aksi tanda tangan tersebut dilakukan oleh sejumlah simpatisan yang mendukung pasangan Joko Widodo dengan Jusuf Kalla untuk menjadi Presiden dan Wakil Presiden.
"Kami ingin mengajak masyarakat untuk lebih mengenal lagi sosok seorang Jokowi yang sederhana dan merakyat tersebut," katanya di sela-sela aksi di Jalan Kusuma Bangsa, Minggu (8/6/2014).
Ia mengatakan, aksi tersebut dilakukan selama dua hari di lokasi yang sama dengan melibatkan sejumlah pengendara jalan yang melintas di lokasi itu.
"Selain melakukan aksi tanda tangan teman-teman juga membagikan selebaran yang berisi seputar sosok Jokowi kepada pengguna jalan yang lewat," katanya.
Wardoyo mengatakan, tidak hanya pada kesempatan ini saja, aksi penggalangan tanda tangan dukungan tersebut akan dilakukan pada hari-hari lain di lokasi yang berbeda.
"Kami akan melihat hasilnya pada hari ini dan akan dievaluasi seperti apa selanjutnya. Tapi kami akan melakukan aksi serupa di lokasi lain yang tidak mengganggu arus lalu lintas," ujar Wardoyo.
Ia berharap dengan adanya aksi penggalangan tanda tangan ini bisa memberikan efek positif terhadap pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla yang maju menjadi Presiden dan Wakil Presiden. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Misi Kemanusiaan Miss Cosmo 2025: Perkuat Akses Operasi Bibir Sumbing Gratis di Indonesia
-
Amerika Serikat Perluas Blokade Iran ke Selat Hormuz Hingga Samudra Pasifik dan Hindia
-
Perang AS - Iran Bikin Eropa Boncos, Biaya Impor Bahan Bakar Bengkak Rp 505 Triliun
-
Halalbihalal Tokoh Sumbagsel: Mendagri Tito Ajak Rumuskan Program Nyata 2027-2029
-
Gaji Jurnalis Pemula Disorot: Idealnya Rp 9,1 Juta, Faktanya Masih Banyak di Bawah UMR
-
PERKUPI Lantik Pengurus Jakarta, Tegaskan Peran Jaga Kerukunan Umat Beragama di Ibu Kota
-
Alasan KPK Dorong Capres hingga Cakada dari Kader Parpol: Demi Cegah Mahar Politik
-
Hadirkan Raisa hingga Yura Yunita, Pagelaran Sabang Merauke 2026 Siap Guncang Indonesia Arena!
-
Terseret Pusaran Narkoba, Pemprov DKI Jakarta Segel Permanen Whiterabit PIK
-
Swadaya Warga Matraman Lindungi Ibu Hamil dan Anak dari Asap Rokok