Suara.com - Kapolri Jenderal Polisi Sutarman menyatakan tidak ada anggota Polri yang terlibat politik praktis menjelang pemilihan umum presiden dan wakil presiden. Ia menegaskan telah ke berbagai daerah dan menginstruksikan semua anggota Polri wajib bersikap netral.
Kapolri juga menegaskan bahwa pertemuan Komjen Polisi Budi Gunawan dengan kader PDI Perjuangan Trimedya Panjaitan di ruang makan salah satu restoran bukan merupakan sebuah pelanggaran.
"Kemarin diisukan Pak Budi bertemu dengan seseorang tim sukses pasangan capres tertentu. Kalau ketemu di ruang makan dan sama-sama makan masa ada larangan seperti itu," tegas Kapolri.
Kalau bertemu berkaitan masalah politik, katanya, tidak mungkin di ruang publik yang terbuka seperti itu dan dihadiri banyak orang yang menyaksikannya secara langsung.
"Suatu saat Kapolri mau makan di ruang sate dan ketemu tim sukses, itu bukanlah sebuah pelanggaran dan tidak ada yang melarang," tandasnya.
Komjen Polisi Budi saat itu baru selesai melakukan tugas evaluasi terkait pembukaan pendidikan brigadir polisi pada malam hari dan bersama stafnya pergi makan. Pertemuan di ruang makan itu terjadi secara kebetulan
Kapolri Jenderal Polisi Sutarman bersama Panglima TNI Jenderal TNI Moeldoko melakukan kunjungan kerja ke Maluku untuk kegiatan sosialisasi kenetralan TNI dan Polri dalam Pemilu Presiden 9 Juli 2014. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
7 Warna Cat Dinding Terbaik untuk Kamar Tidur Sesuai Prinsip Feng Shui
-
Jet Tempur Israel Jatuhkan Bom ke Gaza, 2 Warga Palestina Luka Parah
-
7 Cara Membedakan Parfum Asli dan Palsu, Jangan Tergiur Harga Murah
-
IHSG Nyaman di Level 6.000, Saham WIFI Melesat
-
7 Jenis Sabun Muka Cetaphil Sesuai Kebutuhan Kulit, Jangan Salah Pilih!
-
Usai Rumahnya Digeledah, Anggota BPK Bobby Adhityo Diperiksa KPK
-
Serang Balik! dr Tifa Sebut Jokowi Tak Pernah Ngaku Lulusan UGM Sebelum Kasus Ijazah Palsu
-
Penelitian Baru Ungkap Akar Budaya Toalean di Sulawesi Selatan
-
Review The Oddysey: Saat Nolan Mengubah Mitologi Jadi Potret Trauma Manusia
-
Aset Melonjak Jadi Rp2.250 Triliun, Fundamental BRI Kian Kokoh