Suara.com - Nurul Arifin, juru bicara capres-cawapres, Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa, mengusulkan agar KPU meminta stasiun televisi penyelenggara acara debat untuk mengurangi durasi iklan.
"Iklan-iklan agar dibatasi," kata Nurul di Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Sabtu (14/6/2014).
Nurul mengusulkan agar tayangan iklan ditempatkan di bagian awal dan akhir acara debat.
Tujuannya, kata Nurul, agar tayangan iklan tidak memotong atau memutus acara yang sedang berjalan. Perdebatan yang terputus oleh iklan, menurut dia, sangat mengganggu karena masing-masing kandidat harus selalu memulai pemanasan lagi.
"Kalau bisa, biarkan saja mereka berdebat dan berbicara menjelaskan pemikiran-pemikiran mereka agar supaya lebih clear dan tidak terpotong-potong," kata Nurul.
Nurul berharap KPU mau memperhatikan masukan dari luar tentang teknis acara debat.
"Ada tiga debat capres-cawapres nanti, agar ini dapat menjadi masukan kepada KPU melalui tim LO kami," katanya.
Jadwal debat
1. 15 Juni – debat antara Prabowo Subianto dan Joko Widodo, dengan tema “Pembangunan Ekonomi dan Kesejahteraan Sosial” (disiarkan Metro TV dan Bloomberg TV).
2. 22 Juni – debat antara Prabowo Subianto dan Joko Widodo, dengan tema “Politik Internal dan Ketahanan Nasional” (disiarkan TV One dan ANTV).
3. 29 Juni – debat antara Hatta Rajasa dan Jusuf Kalla, dengan tema “Pembangunan Sumber Daya Manusia dan IPTEK (disiarkan RCTI, MNCTV dan Global TV).
4. 5 Juli – debat antara Prabowo-Hatta dan Jokowi-JK, dengan tema “Pangan, Energi, Lingkungan” (disiarkan TVRI dan Kompas TV).
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Siap-Siap! Pemkab Bekasi Gelar Operasi Pajak Gabungan di Tambun Utara, Blokir STNK Penunggak?
-
ENHYPEN Hadiri Panel Vampir di San Diego Comic-Con 2026 Lewat DARK MOON
-
Parpol Tak Penuhi Kuota 30 Persen Caleg Perempuan Diusulkan Didiskualifikasi
-
Guncang Malaysia! Konser Peterpan The Journey Continues Sukses Obati Rindu Ribuan Fans
-
Serum Apa yang Bisa Menghilangkan Flek Hitam? Ini 3 Rekomendasi Terbaik sesuai Review dan Harga
-
Proyek PSEL Kayumanis Terancam Cacat Hukum, DPRD Kota Bogor Ingatkan Pemkot Jangan Asal Tabrak Perda
-
Pajak 0 Persen di PFII Akan Berlaku Setengah Abad
-
Pelatih Inggris Pernah Sebut Argentina 'Binatang' karena Main Kasar
-
Indonesia Datangkan Dokter Korsel Hong Jung Gi, Tingkatkan Level Penanganan Cedera Olahraga
-
Cabut Perpres TNI Jaga Jaksa! Marzuki Darusman Yakin Kejagung Mampu Mandiri Usut Kasus Febrie