Suara.com - Calon presiden nomor urut dua, Joko Widodo, mengunjungi Majelis Ta'lim Bustanul Asyiqin di Jalan KH. Muzakir, Semanggi Kidul, Pasar Kliwon, Solo, Jawa Tengah, Sabtu (14/6/2014), jam 14.45 WIB.
Jokowi datang dengan mengenakan baju kotak-kotak dan berpeci. Ia disambut langsung oleh Pimpinan Majelis Ta'lim Aahbabul, Habib Syech Bin Abdul Kadir Assegaf. Sejumlah tokoh, di antaranya Danar Rahmanto (Bupati Wonogiri) juga terlihat hadir.
Mereka melakukan pertemuan secara tertutup di salah satu ruangan sekitar 20 menit.
Kepada wartawan, Jokowi yang juga mantan Walikota Solo mengatakan pertemuan kali ini untuk silaturahmi.
"Kan lama tidak silaturrahim ke Habib Syech, menanya mengenai solusi, diberi tausiah," kata Jokowi.
Selain itu, Jokowi juga diberi nasihat agar bila kelak terpilih menjadi Presiden RI, menjadi pemimpin umat yang baik.
Jokowi juga diberi nasihat agar sabar dengan banyaknya fitnah yang menyerangnya.
"Diberi masukan (supaya) yang sabar menghadapi banyak fitnah, yang kedua kalo jadi (presiden) harus menjadi pemimpin umat," kata Jokowi.
Habib Syech menambahkan Jokowi meminta restu dan doa agar kelak dipilih masyarakat Indonesia di pilpres yang diselenggarakan pada 9 Juli 2014.
"Ya saya doakan semoga yang diinginkan tercapai," kata Habib Syech.
Pemilu Presiden 2014 diikuti dua pasangan kandidat. Nomor urut pertama yaitu pasangan Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa. Nomor urut dua Jokowi dan Jusuf Kalla.
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Jakarta Waspada Ledakan Kasus ISPA, Gubernur Pramono: El Nino Mengancam hingga September!
-
Dukung Iran, Organisasi Houthi Siap Blokir Jalur Minyak Laut Merah
-
Apa Itu OSD HMT ITB? Mengenal Tradisi Musik Mahasiswa Tambang yang Sarat Lirik Mesum
-
Golkar Desak RUU Pemilu Segera Dibahas Jika Ingin Ada Perubahan: Akhir Tahun Tahapan Dimulai!
-
Analis Beberkan Dampak Mengerikan Bagi Asia Jika Iran Tutup Laut Merah
-
Kata Nelayan Ciliwung Soal Ikan Sapu-sapu: Jadi Hama Sekaligus Bahan Baku Cilok
-
Mendadak! Warga China Berbondong Mempelajari Sejarah Iran, Lho Ada apa?
-
Manuver Diam-diam Jepang demi Selat Hormuz, Hubungi Iran Minta Hal Ini
-
Jangan Diam! Siulan dan Chat Mesum Bisa Dipidana, Begini Cara Lapor Kekerasan Seksual Verbal
-
Yasonna Laoly Minta Warga Berani Lapor Pelecehan Seksual, Termasuk yang Verbal