Suara.com - Tahun lalu, tahun 2013, ada beberapa nama yang menjadi buah bibir di dunia perpolitikan internasional. Salah satunya adalah Xi Jinping, Presiden Republik Rakyat Cina.
Dibanding presiden-presiden sebelumnya, Xi Jinping dianggap punya nilai lebih. Sejak awal diangkat pada Maret 2013, Xi Jinping langsung melontarkan istilah "Impian Rakyat Cina" yang menitikberatkan pada penguatan militer negara. Menurutnya, sudah saatnya Cina dan negara-negara di kawasan Asia untuk bangkit sebagai kekuatan baru. Baginya, tidak tidak pantas lagi Asia bergantung dengan kekuatan-kekuatan pihak ketiga.
"Masalah di Asia pada akhirnya harus diatasi oleh bangsa Asia, dan keamanan Asia pada akhirnya harus dijaga oleh bangsa Asia sendiri," kata Jinping dalam suatu kesempatan.
Tak heran dirinya masuk daftar 100 Orang Paling Berkuasa di Dunia Tahun 2013 versi majalah Forbes. Bahkan, namanya ditempatkan di urutan ketiga setelah Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Amerika Serikat Barack Obama. Keberaniannya memberantas korupsi di kalangan pejabat pemerintahan tampaknya juga menjadi salah satu kriteria.
Jabatan orang nomor satu di Cina tidak diraihnya begitu saja. Xi Jinping memulai karier dengan menjadi kader muda Partai Komunis Cina. Ketekunan membawanya berturut-turut menjadi Gubernur Provinsi Fujian, Gubernur Provinsi Zhejiang, Sekretaris Partai Komunis Cina di Shanghai, hingga anggota Komite Tetap Politburo Partai Komunis yang mengantarnya ke kursi kepresidenan.
Memegang gelar insinyur kimia sekaligus PhD dalam bidang hukum, Xi Jinping punya segudang kemampuan, termasuk kepandaian diplomasi. Untuk menggenjot perekonomian negara, dirinya rajin berkunjung ke banyak negara, untuk mencari peluang kerja sama. Amerika Serikat, kekuatan yang kerap bertentangan dengan Cina pun dirangkulnya.
Anak seorang tokoh revolusi Cina, itulah yang membedakan Jinping dari para pendahulunya. Darah revolusi yang mengalir di tubuhnya menjadikan dirinya seorang reformis sejati.
Namun, terlepas dari itu semua, Xi Jinping adalah seorang suami dan ayah yang lembut. Hal itu diakui sendiri oleh Peng Liyuan, istrinya yang seorang penyanyi. Serba sedikit informasi tentang sisi lain kehidupan serta hobinya. Jinping adalah penyuka film Saving Private Ryan yang dibintangi Tom Hanks. Lelaki yang pada hari ini berulang tahun ke-61 itu juga menggemari film mafia, The Godfather.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Ada Semangat dan Kehidupan Baru dari Balik Pintu Huntara
-
Satgas PRR Salurkan Rp1,9 T Hadirkan Ruang Kelas Nyaman di Wilayah Terdampak
-
Bantargebang Terancam Overload, Warga Jakarta Wajib Pilah Sampah dari Rumah Mulai Besok
-
Penggerebekan Besar di Hayam Wuruk, Polda Metro Jaya Bongkar Jaringan Judi Online Internasional
-
Pecah! Prabowo Joget Tabola Bale Bareng Warga Miangas Usai Hadiri KTT ASEAN
-
Brimob Bersenjata Lengkap Kepung Hayam Wuruk: Markas Judi Online Jaringan Internasional Terendus
-
Cegah Tawuran, Kolong Flyover Pasar Rebo Disulap Jadi Sasana Tinju dan Skate Park
-
Mau Ditinjau Prabowo Hari Ini, Beginilah Fasilitas Kampung Nelayan Leato Selatan di Gorontalo
-
Usai Hadiri KTT ASEAN, Prabowo Langsung Kunjungi Pulau Miangas di Perbatasan RI - Filipina
-
Menlu Ungkap Isu Utama yang Dibahas Prabowo dan Pemimpin ASEAN di KTT ke-48