Suara.com - Direktorat Reserse Kriminal Khusus Unit Cyber Crime Polda Metro Jaya mengungkap tindak pidana pornografi dan kekerasan seksual pada anak. Lima orang anak yang menjadi korban kekerasan tersebut mendapat iming-iming Playstation.
“Rata-rata korban umurnya 10 tahun. Para korban diiming-imingi 1 unit Playstation. Korban mau melakukan hubungan dengan pelaku dan tidak ada unsur pemaksaan,” ujar Rikwanto di Polda Metro Jaya, Selasa (17/6/2014).
Rikwanto menjelaskan, foto-foto kekerasan seks pelaku dengan para korban tersebut kemudian diunggah ke Picasa, perangkat milik Google. Pelaku menawarkan kepada para pelanggannya video aksi kekerasan seks tersebut dan bertransaksi melalui surat elektronik.
“Email yang digunakan pelaku untuk bertransaksi tersebut telah diputus oleh pihak Google, dan 49 foto telah dihapus oleh Google. Pihak Google pun melaporkan kejadian tersebut kepada National Center for Missing and Exploitation Children (NCMC) yang selanjutnya diteruskan kepada homeland security investigation,” jelas Rikwanto.
Selain itu, polisi juga menyita beberapa barang untuk dijadikan barang bukti. Di antaranya 1 unit telepon seluler merk Samsung, 1 buah tikar plastik, 1 buah bantal duduk, 1 unit modem, micro sd 16GB dan 1GB, 1 buah card reader merk Samsung, 1 unit Playstation 2 dan 2 stik PS, 2 buah sprai warna putih corak zebra dan sapi, serta 1 KTP Tangerang atas nama Martono.
Tersangka dijerat dengan pasal 292 KUHP dan atau pasal 29 UU RI No.44 Tahun 2008 tentang Pornografi dan atau pasal 81 dan atau pasal 82 UU RI No.23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- Liburan Lebaran ke Luar Negeri Kini Lebih Praktis Tanpa Perlu Repot Tukar Uang
Pilihan
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
-
Dipicu Korsleting Listrik, Kebakaran Kalideres Hanguskan 17 Bangunan
-
Bongkar Identitas dan Wajah Eksekutor Penyiram Air Keras Andrie Yunus, Polisi: Ini Bukan Hasil AI!
Terkini
-
Teheran Berduka! Presiden Iran: Serangan Licik Israel Tewaskan Esmaeil Khatib
-
Pemerintah Siapkan Jalan Tol Fungsional dan One Way Antisipasi Lonjakan Pemudik, Ini Rinciannya
-
Guru Besar Trisakti Nilai Penanganan Kasus Andrie Yunus Bukti Negara Tak Pandang Bulu
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Dugaan Operasi Mossad di Dalam Iran! Mata-mata Israel Ancam Seorang Komandan Militer
-
Diserang Rudal Iran? Kapal Induk USS Gerald Ford Kabur dari Medan Tempur, 200 Pelaut Jadi Korban
-
FSPI Apresiasi Langkah Cepat TNI Ungkap Pelaku Penyiraman Air Keras Andrie Yunus
-
Perang Besar di Depan Mata? AS Gelontorkan Rp3000 T Percepat Pembangunan Perisai Anti Rudal
-
Dentuman di Rakaat ke-16: Fakta-Fakta Ledakan Misterius yang Mengguncang Masjid Raya Pesona Jember
-
Kremlin Bantah Rusia Bantu Drone Iran Serang Pasukan Amerika Serikat