Suara.com - Tim SAR telah mengirim tiga kapal motor untuk mencari 66 Warga Negara Indonesia yang hilang di Selat Malaka. 66 WNI tersebut merupakan penumpang kapal jenis pum-pum yang karam di Sungai Air Hitam, Kuala Langat, Selangor, Malaysia, Selasa (18/6/2014) tengah malam.
Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia Kementerian Luar Negeri Tatang Budi Utama Razak mengatakan, tiga kapal motor yang dikerahkan tim SAR adalah KM 15, KM 32 dan KM Danga.
“Sebanyak 97 orang Pendatang Asing Tanpa Izin (PATI) warga negara Indonesia menaiki kapal tersebut dari Kampung Air Hitam, Pulau Carey menuju ke Aceh, Indonesia. Sebanyak 31 orang telah diselamatkan oleh nelayan setempat. Saat ini, semua korban selamat berada di kantor polisi Teluk Panglima Garang,” kata Tatang melalui pesan pendek yang diterima suara.com, Rabu (18/6/2014).
Tatang menambahkan, KM32 dan KM15 yang berada di lokasi melaporkan bahwa keadaan air saat ini sedang surut dan mengakibatkan Tim SAR tidak dapat merapat masuk ke alur sungai tersebut.
Menurut Tatang, pencarian akan dilakukan setelah keadaan air memungkinkan. Kata dia, kasus ini ditangani oleh Konsulat Jendral Republik Indonesia di Johor.
Kapal itu dilaporkan tenggelam sekitar Selasa tengah malam di kawasan Selat Malaka. Lokasi tepatnya adalah sekitar 3 km dari Banting, kota kecil di pesisir pantai Malaysia.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
Survei Cyrus Network: 70 Persen Masyarakat Puas Kinerja Menteri Kabinet Merah Putih
-
Survei Cyrus: 65,4 Persen Publik Dukung MBG
-
Lolos dari Bandara Soetta, Sabu 4,8 Kg Kiriman dari Iran Disergap di Pamulang!
-
Mendagri Tito Bahas Persiapan Program Perumahan di Wilayah Perbatasan
-
Bisa Jadi Pintu Masuk HIV: 19 dari 20 Remaja Jakarta Terinfeksi Penyakit Menular Seksual
-
Begal Petugas Damkar Ditangkap di Hotel Pluit, Polisi: Masih Ada 4 Pelaku yang Buron!
-
Makar atau Kebebasan Berekspresi? Membedah Kontroversi Pernyataan Saiful Mujani
-
Perintah Tegas Pramono ke Pasukan Kuning: Jangan Tunggu Viral, Jalan Rusak Harus Cepat Ditangani!
-
Dipolisikan Faizal Assegaf ke Polda Metro, Jubir KPK Santai: Itu Hak Konstitusi, Kami Hormati
-
Analis Selamat Ginting: Gibran Mulai Manuver Lawan Prabowo Demi Pilpres 2029