Suara.com - Calon presiden nomor urut dua Joko Widodo tampak lebih santai memberikan pemaparan dan menjawab dengan lugas semua pertanyaan pengusaha saat dialog capres cawapres 2014 yang digelar Kamar Dagang Industri (KADIN) malam ini Jumat (20/6/2014), di Jakarta Theater Jalan Thamrin, Jakarta Pusat.
Sikap Jokowi tidak setegang saat dua kali debat capres versi Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang berhadapan langsung dengan capres nomor satu Prabowio Subianto.
Jokowi yang mengenakan batik bercorak totol-totol yang didampingi Jusuf Kalla, juga berbaju batik, banyak menebar senyum dan sesekali berjalan di panggung sewaktu pemaparan dan berdialog langsung.
Sesekali Jokowi bahkan melemparkan candaan dan percaya diri sambil sesekali disambut tawa ratusan hadirin yang memenuhi area Jakarta Theater.
“Saya tahun 90 saya di KADIN, tapi di Solo. Jadi mengenai hal yang berkaitan dengan KADIN ya 100 persen saya mengerti,” ujar Jokowi sambil dihadiahi tepuk tangan.
Tepuk tangan juga mewarnai pemaparan Jokowi saat dia menyebut masalah yang menghambat dunia usaha serta daya saing ekonomi Indonesia.
“ Yang ketiga adalah masalah regulasi. Banyak Perda yang tidak pro pada dunia usaha, tidak pro pada dunia investasi,” katanya yang lagi-lagi disambut tepuk tangan.
Dialog ini sengaja digelar sebagai kesempatan bagi pengusaha untuk menggali visi dan misi seputar dunia usaha.
Anggota Steering Committee atau Pantia Pengarah dialog Kadin dengan Capres-Cawapres Natsir Mansyur kepada Suara,com mengungkapkan, kedua kandidat akan ditanyai pertanyaan yang sangat spesifik.
“Macam-macam. Masalah infrastruktur, konektifitas, pangan sampai energi,” jelas Natsir yang memberikan penjelasan melalui telepon
Dialog yang dihadiri ratusan pengusaha ini disiarkan di televisi bersiaran nasional dan rencananya dimulai pada pukul 18.30 WIB sampai 22.00 WIB yang dibagi dalam dua tahap.
Pukul 18.30-20.00 dialog untuk pasangan Prabowo-Hatta dan pukul 20.30-22.00 untuk Jokowi dan JK.
Berita Terkait
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang
-
Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey
-
Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial
-
Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi
-
Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026
-
Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon
-
Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok
-
Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi
-
Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata
-
Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan