Suara.com - Calon presiden nomor urut satu Prabowo Subianto berjanji menjadikan jutaan hektar hutan yang rusak jadi lahan produktif.
Hal itu disampaikan Prabowo dalam dialog capres-cawapres 2014 yang digelar Kamar Dagang Industri (KADIN), di Jakarta Theater Jalan Thamrin, Jakarta Pusat, Jumat (20/6/2014).
Dia menyebut pemanfaatan lahan itu sebagai peluang menggenjot kemandirian pangan sekaligus menekan harga pangan yang terus meningkat.
“Harga pangan 10 tahun ini naik 70-80 persen. Dalam 10 tahun, Jagung naik 98 persen, kedelai 78 persen. Nah bagaimana?” tanya Prabowo.
“Kebetulan lahan yang kita miliki adalah hutan yang rusak. Ada 77 juta hektar hutan yang rusak. Dan kerusakan ini berlanjut terus. Tiap 10 menit rusak hutan 6 lapangan bola. Kita duduk di sini, 10 menit, sudah ada hutan seluas lapangan bola yang rusak,” jelasnya.
Dia menargetkan jika mampu memanfaatkan jutaan hektar lahan itu maka swasembada pangan dalam dua puluh tahun akan tercapai.
“Dengan demikian kita kejar, hitungan kami, masih ada 20 tahun. Dalam 20 tahun ini kita harus buat swasembada pangan, energi, memperbaiki rata-rata kesejahteraan, kesehatan, pendidikan dan program keluarga berencana,” jelasnya.
Dialog ini sengaja digelar sebagai kesempatan bagi pengusaha untuk menggali visi dan misi seputar dunia usaha.
Anggota Steering Committee atau Pantia Pengarah dialog Kadin dengan Capres-Cawapres Natsir Mansyur kepada Suara,com mengungkapkan, kedua kandidat akan ditanyai pertanyaan yang sangat spesifik.
“Macam-macam. Masalah infrastruktur, konektifitas, pangan sampai energi,” jelas Natsir yang memberikan penjelasan melalui telepon
Dialog yang dihadiri ratusan pengusaha ini disiarkan di televisi bersiaran nasional dan rencananya dimulai pada pukul 18.30 WIB sampai 22.00 WIB yang dibagi dalam dua tahap.
Pukul 18.30-20.00 dialog untuk pasangan Prabowo-Hatta dan pukul 20.30-22.00 untuk Jokowi dan JK.
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Bank Emas Pegadaian Genap Berusia Satu Tahun, Bertekad Menata Masa Depan Investasi Emas Indonesia
-
YBM PLN Salurkan 45 Ribu Paket Bingkisan, Berbagi Berkah Sepanjang Ramadan 1447 H
-
Kisruh Beasiswa LPDP, Waktunya Evaluasi Sistem?
-
Airlangga Pastikan Tarif Dagang Indonesia dan AS Turun ke 15 Persen, Berlaku 90 Hari
-
ESDM Lobi-lobi AS Agar Sel Paner Surya RI Tak Kena Bea Masuk 104%
-
Kemenperin Catat Industri, Kimia dan Tekstil Lagi Loyo di Februari
-
IHSG Nyaris Stagnan pada Perdagangan Jumat, Tapi 352 Saham Meroket
-
BNBR Gelar Rights Issue 90 Miliar Saham, Perkuat Struktur Modal dan Ekspansi CCT
-
Rupiah Loyo ke Level Rp 16.787/USD di Tengah Aksi Jaga Investor
-
Ekonomi Digital RI Makin Gurih, Setoran Pajak Tembus Rp47,18 Triliun