Suara.com - Sukses Nick Kyrgios menumbangkan Rafael Nadal di perdelapan final Wimbledon, telah menghadirkan suasana gembira luar biasa khususnya bagi publik Australia, negara asalnya. Pasalnya, pencapaian petenis berusia 19 tahun yang berperingkat 144 dunia itu memang tidak main-main, yakni mengalahkan peringkat 1 dunia yang telah 14 kali meraih juara grand slam.
Usai kehilangan sosok-sosok petenis tangguh dan berprestasi dengan Lleyton Hewitt yang kini juga sudah menua, Australia memang pantas menaruh harapan besar terhadap Kyrgios. Makanya, tak kurang dari aktor Hugh Jackman hingga Perdana Menteri (PM) Tony Abbott pun menyampaikan pujian khusus untuk sang remaja.
"Performa luar biasa @NickKyrgios. Australia tak bisa lebih bangga lagi padamu -- sebuah kemenangan hebat dan sebuah penampilan luar biasa!" puji Abbott melalui jejaring sosial Twitter, tak lama setelah kemenangan Kyrgios, Selasa (1/7/2014).
"Aussie Aussie Aussie @NickKyrgios. Sebuah kontrol permainan yang berkelas! Tapi perjuangan berat menghadapi @RafaelNadal ... salah satu yang terbaik sepanjang masa!" ungkap Jackman pula melalui media yang sama.
"Tweener (sosok muda yang tak diduga) tepat sekali menggambarkan performa Kyrgios di Wimbledon -- penuh nyali, menyenangkan, dengan rasio kesempurnaan hingga kekuatan pukulan yang bisa disandingkan dengan petenis elite dunia," tulis News Ltd pula.
Belakangan, banyak sosok lainnya di dunia tenis profesional yang turut berkomentar soal Kyrgios, terutama sembari membandingkannya dengan bintang-bintang terdahulu saat mudanya. John McEnroe menyamakannya dengan Boris Becker usia muda, sementara bintang ganda Australia, Todd Woodbridge, menganggapnya mirip Pete Sampras muda.
Juara Wimbledon 1987 asal Australia, Pat Cash, pun membandingkan Kyrgios dengan pemain berservis keras lainnya, yakni Mark Philippoussis, finalis dua kali grand slam. Lalu, bagaimana dengan Nadal sendiri, bintang masa kini yang baru saja dikalahkannya?
"Bagiku, gampang sekali mengatakan bahwa dia bisa masuk 10 besar dunia. Saya rasa dia bisa melakukan itu. Saya tak pernah berpikir dia tidak bisa melakukan hal itu," ujar Nadal, berkomentar seusai pertandingan.
"Tapi saat kita melihat seorang pemain muda di tur (turnamen) dan menjalani pertandingan hebat atau satu turnamen hebat, orang-orang langsung mengatakan dia akan jadi bintang besar berikutnya," sambungnya.
"Beberapa hal benar -- (tapi) kadang itu terjadi, kadang tidak. Jadi tergantung bagaimana segalanya berkembang dalam bulan-bulan, tahun-tahun mendatang, pada dirinya. Jika dia mampu terus berkembang, dia akan jadi (bintang besar). Jika tidak, itu akan lebih sulit," tandasnya. [Reuters]
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
Banjir Jakarta, Sekitar 1.600 Warga Masih Mengungsi hingga Selasa Pagi
-
Jakarta Masih Dikepung Banjir Pagi Ini, 28 RT dan 6 Ruas Jalan Tergenang Air
-
Hujan Masih Akan Guyur Seluruh Jakarta Hari Ini
-
Modus Paket Online, Polisi Gagalkan Peredaran Vape Narkotika di Jakbar
-
Tolak Wacana Pilkada Lewat DPRD, PDIP Intens Lobi Partai Lain di Parlemen
-
Demo di Komdigi, Massa Minta Takedown Mens Rea di Netflix dan Ancam Lanjutkan Aksi ke Polda Metro
-
Nyumarno Diperiksa KPK Terkait Kasus Suap Ijon Proyek Bupati Bekasi Nonaktif Ade Kunang
-
Registrasi Akun SNPMB 2026 dan Jadwal Pelaksanaan SNBP Terbaru
-
Siapa Sebenarnya Pelapor Pandji? Polisi Usut Klaim Atas Nama NU-Muhammadiyah yang Dibantah Pusat
-
Langit Jakarta 'Bocor', Mengapa Modifikasi Cuaca Tak Digunakan Saat Banjir Melanda?