Suara.com - Bandara di Inggris dalam keadaaan siaga setelah kelompok fanatic dari Yaman dan Suriah berencana melakukan aksi teror. Pembuat bom kelompok Al Qaeda, Ibrahim Hassan al-Asiri dikabarkan tengah membuat alat yang bisa lolos dari pemindaian dan bisa disembunyikan di dalam tubuh teroris atau peralatan elektronik.
Kelompok fanatik Yaman tersebut dikhawatirkan tengah membuat bom manusia setelah berhubungan dengan kelompok jihad di Suriah di mana ratusan warga Inggris menjadi sukarelawan untuk berjihad melawan diktator Bashar al Assad.
Pejabat di Inggris menduga, pelaku teror akan menggunakna paspor Eropa dan diselundupkan ke negara itu dengan menggunakan teknologi canggih. Tujuan akhirnya, pelaku teror itu akan meledakkan diri saat sudah berada di dalam pesawat.
Deputi Perdana Menteri Inggris Nick Clegg meminta aparat keamanan untuk melakukan penjagaan ekstra terkait adanya ancaman ini.
“Kita semua harus memastikan bahwa proses pengecekan para penumpang sesuai dengan prosedur untuk mencegah ancaman teror ini. Saya tidak bisa memastikan apakah ancaman ini hanya sementara atau berlangsung lama. Namun, saya tidak ingin warga Inggris menganggap remeh ancaman ini,” kata Clegg. (Mirror)
Berita Terkait
-
Dorr...Dorr! Pesawat Smart Air Ditembaki Kelompok Bersenjata Di Intan Jaya Papua
-
Dar Der Dor! Kelompok Bersenjata 2 Jam Serang Aparat Polsek Dan Koramil Di Intan Jaya
-
Sempat Diancam Bakal Dihabisi, Pangdam Pastikan Kondisi Pilot Susi Air Sehat
-
Aparat Gerebek Markas Teroris Papua Usai Insiden Pengibaran Bendera Bintang Kejora
-
Beredar Video Kelompok Teroris Papua Ancam Bunuh Pilot Susi Air, Bamsoet: Cepat Selidiki, Lakukan Penyelamatan
Terpopuler
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- 10 Potret Rumah Baru Tasya Farasya yang Mewah, Intip Detail Interiornya
- 4 HP Xiaomi RAM 8 GB Paling Murah, Performa Handal Multitasking Lancar
- 5 Shio yang Diprediksi Beruntung dan Sukses pada 27 Maret 2026
- Panas! Keluarga Bongkar Aib Bunga Zainal, Sebut Istri Sukhdev Singh Pelit hingga Nikah tanpa Wali
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Dukung Earth Hour, BNI Perkuat Operasional Rendah Emisi dan Efisiensi Energi
-
Pembersihan Lumpur dan Rehabilitasi Sawah Terus Diakselerasi Satgas PRR
-
Tancap Gas! Satgas PRR Serahkan 120 Rumah kepada Penyintas Bencana di Tapanuli Selatan
-
Wacana WFH ASN: Solusi Hemat BBM atau Celah untuk Long Weekend?
-
Menteri PU Nyetir Sendiri Lintasi Trans Jawa, Puji Kualitas Tol Bebas Lubang
-
Tak Ada yang Kebal Hukum: Mantan PM Nepal Sharma Oli Ditangkap Terkait Tewasnya Demonstran
-
Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
-
Sampah Menggunung di Pasar Induk Kramat Jati Capai 6.970 Ton, Pasar Jaya Kebut Pengangkutan
-
Antisipasi Copet hingga Jambret, Ribuan Personel Jaga Ketat Pasar Murah di Monas
-
Bersama Anak Yatim Piatu, Boni Hargens Gelar Doa bagi Perdamaian Dunia