Suara.com - Joko Widodo (Jokowi), calon presiden nomor urut 2, selama ini dikenal dengan blusukkanya ke pasar, atau ke kampung-kampung. Namun ada yang berbeda pada saat Jokowi berkampanye di wilayah Jawa Barat.
Di Depok, Jokowi menyempatkan diri mampir di salah satu mall di kawasan Jalan Margonda. Dia melakukan hal yang sama pada saat singgah di Bekasi. Ketika disinggung soal alasannya masuk mall, Jokowi mengaku ingin melihat manajemen di mall.
"Manajemen di mall dan di pasar itu beda," kata Jokowi kepada wartawan, di Mall Metropolitan Bekasi, Jawa Barat, Jumat (4/6/2014).
Selain itu, dia mengatakan, kunjungan itu dilakukan untuk melihat bagaimana reaksi masyarakat kalangan menengah, dan swing voters yang sering beraktivitas di mall.
"Semua segmentasi kan sudah kita hadiri, petani,nelayan banyak sekali kita hadir. Di pasar juga sering kita hadir, sekarang di segmen yang tengah, yang senengnya di mall," papar Jokowi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- Sunscreen Apa yang Bikin Glowing? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
Pilihan
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
Terkini
-
Harga BBM Non Subsidi Malaysia Turun, Segini Jadinya
-
Kenapa Malaysia Terapkan 2 Hari WFH untuk PNS Mulai Agustus 2026?
-
Ada Pihak Bantu Bupati Kuansing Saat OTT, KPK Sempat Kehilangan Jejak
-
Wamensos Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen Kulon Progo, Progres Capai 91 Persen
-
Polri Diminta Kuasai KUHP-KUHAP Baru, Kepastian Hukum Jadi Taruhan
-
Korban Ledakan Kapal Aceh Hebat 2 Bertambah, 3 Taruna Meninggal Dunia
-
Diduga Didiskriminasi Sekolah, Pendidikan Siswa Disabilitas Psikososial Ini Terancam
-
Terdakwa TPPU Sebut Ada Permintaan Dana Pilpres Rp21,5 M, Nama Eks Pangdam Terseret
-
Label A-D Dinilai Membingungkan, BPOM Diminta Revisi Peraturan Nilai Gizi
-
Keras Koalisi Sipil di Hari Bhayangkara: Polisi Alat Rakyat, Bukan Partai Cokelat!