Suara.com - Arab Saudi melangsungkan pemilihan presiden hari ini, Sabtu (5/7/2014). Berdasarkan exit poll yang dilakukan komunitas Relawan Jokowi, hasilnya 81 persen untuk pasangan Joko Widodo - Jusuf Kalla dan hanya 14 persen untuk Prabowo Subianto - Hatta Rajasa. Suara tidak sah sebanyak 5 persen.
Exit poll adalah hasil survei yang dilakukan dengan cara bertanya langsung kepada para pemilih usai mencoblos di tempat pemungutan suara.
Relawan Jokowi, Muhammad Ridwan, melalui email kepada suara.com, mengatakan hasil pilpres di Arab Saudi kemenangan mutlak untuk capres nomor dua yang dikenal dengan semboyan "Salam Dua Jari."
Kendati demikian, Ridwan sesungguhnya kurang puas karena dukungan untuk Jokowi masih berada di bawah target.
"Kami di Saudi ini umumnya ikut kiai-kiai kampung Nahdlatul Ulama. Taksiran kami, Jokowi 95 persen karena kami di sini mengirim sumbangan ke kampung untuk pasang spanduk Jokowi," katanya.
Ridwan menambahkan para migran sesungguhnya sudah tidak betah bekerja di luar negeri, dengan meninggalkan keluarga di kampung. Selain makanan, suhu di Arab Saudi juga tidak akrab untuk orang Indonesia.
"Kami hanya percaya kepada Jokowi yang akan mengembangkan ekonomi pedesaan dan industri kreatif, sehingga kami bisa memperoleh lapangan kerja dan tak perlu jadi migran," ujar Ridwan menirukan seorang migran.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
Deddy Sitorus soal Dugaan Suap BEM UBK: Orkestrasi Murahan, Pasti Ada Arahan dari Atas
-
Bantah Anggaran Chromebook Rp9,9 Triliun, Nadiem: Tak Sampai 1 Persen APBN di Kemendikbudristek
-
Iran - AS Sepakat Bikin 4 Kelompok Kerja Khusus Bahas Teknis Perdamaian
-
Nadiem Makarim Akui Cemas Saat Jadi Menteri, Rekrut Tim Inti untuk Bantu Birokrasi
-
Di Sidang Korupsi Chromebook, Nadiem Ungkap Ada Arahan Langsung Jokowi
-
Heboh Dugaan Suap BEM UBK, Guntur Romli Singgung Modus MBG 'Mahasewa diBayar Gibran'
-
Pramono Pastikan HUT Jakarta ke-499 Berlangsung Meriah, Tapi Tak Berlebihan
-
DPR Desak PLN Lindungi UMKM Terdampak Pemadaman Listrik, Minta Ada Kompensasi Kerugian
-
Desain Kawasan Suburban Dinilai Perparah Emisi, Mengapa?
-
Kronologi Munas Jelang Muktamar NU Ricuh, Pejabat Organisasi Pecah Pendapat